Koleksi 6 Lembar Termasuk Bruno Tubarao Melawan Persib, Mengapa Persija Gampang Sekali Kena Kartu Merah?

Koleksi 6 Lembar Termasuk Bruno Tubarao Melawan Persib, Mengapa Persija Gampang Sekali Kena Kartu Merah?
Penyerang Persija, Bruno Tubarao (c) Dok. Persija Jakarta

Bola.net - Persija Jakarta kembali menjadi sorotan soal kartu merah usai pekan ke-17 BRI Super League 2025/26. Macan Kemayoran tercatat sebagai tim dengan jumlah kartu merah terbanyak sampai saat ini.

Persija sudah mengoleksi enam kartu merah dari 17 pertandingan. Catatan tersebut menempatkan klub ibu kota di papan atas daftar tim dengan hukuman terberat dari wasit.

Kartu merah terbaru diterima Persija saat menghadapi Persib Bandung. Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/1), Macan Kemayoran kalah dengan skor 0-1.

Bruno Tubarao menjadi pemain yang diusir keluar lapangan dalam pertandingan tersebut. Wingback asal Brasil itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit Ko Hyung-jin pada menit ke-53.

Wasit menilai Tubarao dengan sengaja menginjak kaki gelandang Persib, Beckham Putra Nugraha. Keputusan tersebut membuat Persija harus bermain dengan sepuluh pemain hingga laga berakhir.

1 dari 3 halaman

Kata-Kata Pelatih Persija

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai timnya tidak bermain agresif secara berlebihan sepanjang pertandingan. Ia menyebut statistik kompetisi bisa menjadi gambaran cara bermain Macan Kemayoran.

"Jadi tim kita tidak agresif ya. Kita coba lihat statistik dari kompetisi ini," ujar Souza kepada wartawan.

"Jadi kalian bisa lihat itu agresif atau tidak," katanya menambahkan.


Persijap Nomor 1

Dalam daftar kartu merah musim ini, Persija hanya kalah dari Persijap Jepara yang sudah mengantongi tujuh kartu merah. Macan Kemayoran sejajar dengan Persebaya Surabaya dan Arema FC yang juga mengoleksi enam kartu merah.

Souza menambahkan bahwa Persija justru menjadi salah satu tim yang paling sering mendapatkan pelanggaran dari lawan. Ia menyebut situasi tersebut terjadi sejak awal pertandingan melawan Persib.

"Tim kita di kompetisi ini, tim kita yang banyak kita dapat free kick. Tadi mulai pertandingan kita ada dipukul delapan kali, itu dapat free kick," kata Souza.

2 dari 3 halaman

Kartu Merah Layak

Juru taktik asal Brasil itu mengakui kartu merah untuk Tubarao memang layak diberikan. Namun, ia juga mempertanyakan konsistensi wasit dalam memberikan hukuman kepada pemain lawan.

"Dan tidak ada kartu kuning untuk yang pemain Persib. Saya bicara lagi, itu kartu merah itu tidak salah. Benar. Tapi harus kita jaga siapa yang mau main bola di lapangan," tegas Souza.

"Siapa tim yang punya bola. Jadi berhenti terus sama free kick. Jadi pasti itu kadang-kadang kita hilang itu fokus. Tadi attitude dari Tubarao, itu attitude tidak dewasa," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Bukan Tim Kasar

Meski demikian, Souza menegaskan Persija bukan tim yang bermain kasar. Menurutnya, para pemain Macan Kemayoran juga kerap menerima perlakuan keras dari lawan-lawannya.

"Saya tidak pikir tim saya itu dia pukul-pukul terus, kasar. Yakin itu satu tim kita itu tidak banyak kita bikin pelanggaran. Sebab banyak yang kita dapat itu, dipukul juga dari pemain lain, dilanggar," imbuh Souza.

Dari lima partandingan yang dijalani Persija dengan pemainnya dikartu merah, Macan Kemayoran kalah dua kali. Bahkan tim ibu kota tampil sembilan pemain saat keok 0-1 dari Semen Padang.

(Bola.net/Fitri Apriani)


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL