Bola.net - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) berjanji akan mengumumkan hasil investigasi sepak bola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11).
Bahkan, Ketua Komisi Disiplin (Komdis), Hinca IP Panjaitan, mengatakan tidak akan setengah-setengah. Melainkan, mengungkap secara menyeluruh para pelaku dan aktor intelektualnya.
"Sebab sekarang hasil dari investigasi belum dirapikan. Saya pastikan kasus yang akan diungkap akan memberikan kejutan," kata Ketua Komdis, Hinca Panjaitan.
Dikatakan Hinca lagi, sudah memiliki sejumlah keputusan terkait hasil dari investigasi berbagai pihak yang terlibat sepak bola gajah.
Bahkan, Hinca mengaku juga sudah menyelesaikan permintaan FIFA dan AFC. Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan putusan pada Sekretaris Jenderal PSSI, dan diharapkan bisa menyampaikan putusan tersebut.
"PSSI juga sudah mengirim putusan tersebut berikut keterangannya pada FIFA dan AFC. Lalu, kami akan bertemu dengan perwakilan FIFA dan AFC, untuk membahas kasus ini pada pekan depan, di Singapura.
Terkait hal tersebut, Komdis PSSI baru mendiskualifikasi PSS Sleman dan PSIS Semarang dari kompetisi Divisi Utama.
Keputusan sanksi yang diberikan Komdis terhadap PSS dan PSIS adalah bersifat final. Dengan demikian PSSI tidak menerima banding dari kedua kesebelasan tersebut.
"Ini adalah kejahatan extra ordinary dalam sepak bola, tak ada banding bagi mereka," pungkas Hinca. (esa/dzi)
Bahkan, Ketua Komisi Disiplin (Komdis), Hinca IP Panjaitan, mengatakan tidak akan setengah-setengah. Melainkan, mengungkap secara menyeluruh para pelaku dan aktor intelektualnya.
"Sebab sekarang hasil dari investigasi belum dirapikan. Saya pastikan kasus yang akan diungkap akan memberikan kejutan," kata Ketua Komdis, Hinca Panjaitan.
Dikatakan Hinca lagi, sudah memiliki sejumlah keputusan terkait hasil dari investigasi berbagai pihak yang terlibat sepak bola gajah.
Bahkan, Hinca mengaku juga sudah menyelesaikan permintaan FIFA dan AFC. Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan putusan pada Sekretaris Jenderal PSSI, dan diharapkan bisa menyampaikan putusan tersebut.
"PSSI juga sudah mengirim putusan tersebut berikut keterangannya pada FIFA dan AFC. Lalu, kami akan bertemu dengan perwakilan FIFA dan AFC, untuk membahas kasus ini pada pekan depan, di Singapura.
Terkait hal tersebut, Komdis PSSI baru mendiskualifikasi PSS Sleman dan PSIS Semarang dari kompetisi Divisi Utama.
Keputusan sanksi yang diberikan Komdis terhadap PSS dan PSIS adalah bersifat final. Dengan demikian PSSI tidak menerima banding dari kedua kesebelasan tersebut.
"Ini adalah kejahatan extra ordinary dalam sepak bola, tak ada banding bagi mereka," pungkas Hinca. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komdis PSSI Janjikan Kejutan Investigasi Sepakbola Gajah
Bola Indonesia 19 November 2014, 22:28
-
PBFC Lawan Persis, PT LI Tambah Personel Keamanan
Bola Indonesia 19 November 2014, 21:06
-
Jelang Kontra Persis, Pusamania Borneo FC Jaga Fokus
Bola Indonesia 19 November 2014, 18:11
-
Pusamania Borneo Berharap Laga Kontra Persis Berlangsung Fair
Bola Indonesia 19 November 2014, 17:55
-
Didenda PSSI Rp 150 Juta, Persis Solo Melawan
Bola Indonesia 11 November 2014, 21:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR