
Selain Agum, rapat tersebut dihadiri oleh wakil ketua Komite Pemilihan, IGK Manila dan anggota, Haruna Sumitro, Irawady Hanafi, Putera Wirasane, Theo Hartono, serta Budiman Dalimunte. Dalam pertemuan itu hadir pula Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Azwan Karim.
Agum menuturkan, pihaknya telah sepakat untuk bersikap seadil-adilnya. Bahkan, pria 70 tahun ini menegaskan tidak akan memihak siapapun yang akan menjadi calon ketua umum (ketum) PSSI periode 2016-2020.
"Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Pemilihan akan bersikap independen," ujar Agum usai rapat.
Sementara itu Azwan mengatakan, seluruh anggota yang terdaftar di PSSI memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai calon ketum. Dengan begitu tidak terbatas kepada pemilik suara Kongres PSSI yang jumlahnya hanya 107.
"Ada sekitar 700 anggota PSSI. Setiap calon hanya butuh dukungan dari satu anggota PSSI untuk dimajukan," tutur Azwan.
"Jadi diperkirakan bakal banyak calon yang diajukan kepada Komite Pemilihan. Hanya saja, nanti ada proses verifikasi dan lain-lain," tambahnya.
Pendaftaran untuk calon ketum PSSI sendiri dibuka pada 22 Agustus hingga 5 September 2016. Sementara perebutan kursi PSSI 1 akan digelar saat Kongres Biasa di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 Oktober 2016. [initial]
Baca Ini Juga:
- Semen Padang Gusur BSU dari Posisi Empat
- Bali United Siap Bangkit Kontra PSM Makassar
- Gelandang Serbia Merapat ke Bali United
- Semen Padang Hormati Bhayangkara Surabaya United
- Nilmaizar Optimistis Semen Padang Bakal Kalahkan Bhayangkara Surabaya United
- Persija Target Beri Kekalahan Kedelapan untuk Persegres
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komite Pemilihan Ketua PSSI Pastikan Bersikap Independen
Bola Indonesia 12 Agustus 2016, 19:14
-
Pangkostrad Siap Maju Jadi Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 12 Agustus 2016, 08:23
-
Pendaftaran Calon Ketum PSSI Dibuka Mulai 22 Agustus
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 19:27 -
Makassar Tuan Rumah Kongres PSSI 17 Oktober
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 17:06
-
Rezim PSSI Berganti, Arema Cronus Harap Sepakbola Dijauhkan Dari Politik
Bola Indonesia 4 Agustus 2016, 22:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR