
Bola.net - Komite Wasit PSSI benar-benar melakukan evaluasi terhadap kinerja para wasit yang memimpin pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013. Terbukit, Aeng Suarlan dan Muhaimin akhirnya diturunkan ke kompetisi Divisi Utama.
Semula, Aeng Suarlan diputuskan untuk off selama satu musim kompetisi ISL. Namun, setelah Komite Wasit melakukan pemantauan, masa hukumannya dipangkas.
"Pengurangan sanksi, tidak disertai denda materiil. Hal tersebut, berbeda dengan sanksi bagi pemain. Sebut saja, yang menimpa pemain Persiwa Wamena Pieter Edison Romaropen, mendapatkan sanksi dilarang aktif selama satu musim plus membayar denda Rp100 juta," ujar Ketua Komite Wasit PSSI sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco), Robertho Rouw.
"Jika Aeng dan Muhaimin ingin segera memimpin pertandingan Divisi Utama, mereka harus lolos tes fisik dan lain-lainnya," sambungnya.
Ke depannya, dilanjutkan Robertho, Komite Wasit terus memantau kinerja wasit secara berkala.
Lebih jauh dikatakannya, Komite Wasit kini tengah mendalami laporan kasus wasit Muslimin, yang bertugas memimpin pertandingan lanjutan ISL, antara Persisam Samarinda lawan Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Jumat (17/5).
Ketika itu, pihak Persisam yang takluk dengan skor 1-2, merasa sangat dirugikan dengan keputusan-keputusan yang dikeluarkan Muslimin.
Salah satunya, ketika Muslimin tidak memberikan penalti kepada Persisam pada menit ke-76. Padahal, Bayu Gatra dijegal oleh Dedy Gusmawan di dalam kotak penalti. Skuad besutan Sartono Anwar tersebut, justru hanya mendapatkan tendangan bebas di luar kotak. (esa/dzi)
Semula, Aeng Suarlan diputuskan untuk off selama satu musim kompetisi ISL. Namun, setelah Komite Wasit melakukan pemantauan, masa hukumannya dipangkas.
"Pengurangan sanksi, tidak disertai denda materiil. Hal tersebut, berbeda dengan sanksi bagi pemain. Sebut saja, yang menimpa pemain Persiwa Wamena Pieter Edison Romaropen, mendapatkan sanksi dilarang aktif selama satu musim plus membayar denda Rp100 juta," ujar Ketua Komite Wasit PSSI sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco), Robertho Rouw.
"Jika Aeng dan Muhaimin ingin segera memimpin pertandingan Divisi Utama, mereka harus lolos tes fisik dan lain-lainnya," sambungnya.
Ke depannya, dilanjutkan Robertho, Komite Wasit terus memantau kinerja wasit secara berkala.
Lebih jauh dikatakannya, Komite Wasit kini tengah mendalami laporan kasus wasit Muslimin, yang bertugas memimpin pertandingan lanjutan ISL, antara Persisam Samarinda lawan Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Jumat (17/5).
Ketika itu, pihak Persisam yang takluk dengan skor 1-2, merasa sangat dirugikan dengan keputusan-keputusan yang dikeluarkan Muslimin.
Salah satunya, ketika Muslimin tidak memberikan penalti kepada Persisam pada menit ke-76. Padahal, Bayu Gatra dijegal oleh Dedy Gusmawan di dalam kotak penalti. Skuad besutan Sartono Anwar tersebut, justru hanya mendapatkan tendangan bebas di luar kotak. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persisam Belum Agendakan Banding Atas Sanksi Ferdinand Sinaga
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 21:48
-
Komite Wasit PSSI Hukum Wasit ISL Turun ke Divisi Utama
Bola Indonesia 29 Mei 2013, 17:47
-
PSSI Gandeng Wartawan Untuk Perbaiki Kinerja Wasit
Bola Indonesia 28 Mei 2013, 21:22
-
Preview ISL: Persegres vs Persita, Bangkit Joko Samudro!
Bola Indonesia 28 Mei 2013, 21:10
-
Persipuramania Tak Ingin Jacksen Tiago Hengkang
Bola Indonesia 28 Mei 2013, 20:04
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR