"Pembinaan usia dini untuk sementara kami hentikan. Itu karena saya melihat ujung konflik antara PSSI dan Kemenpora juga belum jelas," ujar Presiden Pro Duta, Sihar Sitorus di Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (11/3).
Sihar mengaku, tidak tahu kapan ada kejelasan soal kompetisi sepak bola tanah air. Bahkan, pengusaha asal Medan itu menganggap pihak Kemenpora belum memiliki blue print yang jelas dalam upaya membenahi tata kelola sepak bola nasional.
"Makanya kami tidak ikut ambil bagian dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) maupun kompetisi dari Tim Transisi (TT). Sebab, keduanya belum jelas arahnya dan bisa mempengaruhi kesejahteraan pelatih dan pemain,"ungkap Sihar.
Pria berkacamata itu menambahkan, keputusan tersebut sudah diambil secara matang dan melihat segala kondisi. "Ini adalah keputusan objektif dan terbaik. Kami tidak ingin terombang ambing atau mengombang-ambingkan banyak pihak seperti pelatih ,pemain, dan official," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kompetisi Vakum, Pro Duta Hentikan Pembinaan
Bola Indonesia 11 Maret 2016, 23:08
-
Ragu, Pro Duta Tak Ikut ISC dan Kompetisi Tim Transisi
Bola Indonesia 11 Maret 2016, 23:04
-
Pro Duta FC Ikuti Turnamen Viareggio Cup di Italia
Bola Indonesia 26 Agustus 2014, 16:16
-
Inilah Putusan CAS Terkait Gugatan LPIS
Bola Indonesia 2 Mei 2014, 19:45
-
Sihar Sitorus Ragu Hadiri Kongres PSSI
Bola Indonesia 12 Juni 2013, 14:05
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR