Bola.net - Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI), menepati janji untuk mengumumkan hasil investigasi sepak bola gajah yang dimainkan PSIS Semarang dan PSS Sleman, di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11).
Alhasil, Pelatih PSS Sleman, Hery Kiswanto dan PSIS Semarang, Eko Riyadi dihukum seumur hidup dilarang berkecimpung dalam dunia sepak bola. Selain itu, masing-masing mendapatkan denda sebesar Rp200 juta.
"Sanksi yang kami putuskan baru tahap sementara. Ini hanya yang terjadi di dalam lapangan. Yang jelas, sanksi ini berlaku sejak 11 November," kata Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Selain kedua pelatih, Komdis PSSI juga memberikan hukuman yang sama kepada ofisial PSS Sleman, Rumadi. Kemudian, memberikan hukuman kepada Eri Febrianto yang biasa dipanggil Ableh yang merupakan Sekretaris Tim.
"Eri Febrianto atau Ableh adalah orang yang memerintahkan pemain untuk melakukan tingkah laku buruk. Untuk keputusan Suparjianto (manajer PSS) masih dipending karena dia tidak datang pada sidang Komdis hari ini," kata Hinca dengan tegas.
Untuk PSIS Semarang, Komdis PSSI juga memberikan hukuman seumur hidup dan denda Rp200 juta kepada Manajer Wahyu Winarto. Dia dinilai sebagai orang yang menyusun rencana untuk membalas gol bunuh diri yang dilakukan pemain PSS Sleman.
Jika pelatih dan manajer mendapat sanksi seumur hidup, maka ofisial lain dari PSS Sleman yaitu Edi Broto dan Eri Sahrudin mendapatkan sanksi lebih ringan. Yaitu, 10 tahun dilarang berkecimpung dalam sepak bola serta denda sebesar Rp150 juta.
Untuk PSIS Semarang yang mendapatkan denda 10 tahun dan denda Rp150 juta adalah Setiawan dan Budi Cipto. Kedua orang ini adalah asisten pelatih yang ada di pinggir lapangan saat pertandingan PSS-PSIS berlangsung.
"Mereka paham yang terjadi. Tapi mereka tidak berbuat apa-apa dan tidak membantu proses investigasi," imbuhnya.
Selain ofisial dan pelatih, sanksi berat juga diberikan kepada pemain pelaku gol bunuh diri, pemain yang turut bermain dan pemain cadangan yang ada di lapangan. Sanksi yang diberikan Komdis PSSI berbeda sesuai dengan perannya (esa/dzi)
Alhasil, Pelatih PSS Sleman, Hery Kiswanto dan PSIS Semarang, Eko Riyadi dihukum seumur hidup dilarang berkecimpung dalam dunia sepak bola. Selain itu, masing-masing mendapatkan denda sebesar Rp200 juta.
"Sanksi yang kami putuskan baru tahap sementara. Ini hanya yang terjadi di dalam lapangan. Yang jelas, sanksi ini berlaku sejak 11 November," kata Ketua Komdis PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Selain kedua pelatih, Komdis PSSI juga memberikan hukuman yang sama kepada ofisial PSS Sleman, Rumadi. Kemudian, memberikan hukuman kepada Eri Febrianto yang biasa dipanggil Ableh yang merupakan Sekretaris Tim.
"Eri Febrianto atau Ableh adalah orang yang memerintahkan pemain untuk melakukan tingkah laku buruk. Untuk keputusan Suparjianto (manajer PSS) masih dipending karena dia tidak datang pada sidang Komdis hari ini," kata Hinca dengan tegas.
Untuk PSIS Semarang, Komdis PSSI juga memberikan hukuman seumur hidup dan denda Rp200 juta kepada Manajer Wahyu Winarto. Dia dinilai sebagai orang yang menyusun rencana untuk membalas gol bunuh diri yang dilakukan pemain PSS Sleman.
Jika pelatih dan manajer mendapat sanksi seumur hidup, maka ofisial lain dari PSS Sleman yaitu Edi Broto dan Eri Sahrudin mendapatkan sanksi lebih ringan. Yaitu, 10 tahun dilarang berkecimpung dalam sepak bola serta denda sebesar Rp150 juta.
Untuk PSIS Semarang yang mendapatkan denda 10 tahun dan denda Rp150 juta adalah Setiawan dan Budi Cipto. Kedua orang ini adalah asisten pelatih yang ada di pinggir lapangan saat pertandingan PSS-PSIS berlangsung.
"Mereka paham yang terjadi. Tapi mereka tidak berbuat apa-apa dan tidak membantu proses investigasi," imbuhnya.
Selain ofisial dan pelatih, sanksi berat juga diberikan kepada pemain pelaku gol bunuh diri, pemain yang turut bermain dan pemain cadangan yang ada di lapangan. Sanksi yang diberikan Komdis PSSI berbeda sesuai dengan perannya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selesaikan Investigasi Sementara, Komdis PSSI Lapor ke AFC
Bola Indonesia 20 November 2014, 21:44
-
Komdis PSSI Keluarkan Sanksi Sementara Bagi PSIS dan PSS
Bola Indonesia 20 November 2014, 21:11
-
Komdis PSSI Janjikan Kejutan Investigasi Sepakbola Gajah
Bola Indonesia 19 November 2014, 22:28
-
PBFC Lawan Persis, PT LI Tambah Personel Keamanan
Bola Indonesia 19 November 2014, 21:06
-
Jelang Kontra Persis, Pusamania Borneo FC Jaga Fokus
Bola Indonesia 19 November 2014, 18:11
LATEST UPDATE
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
-
Juventus Lepas Fabio Miretti ke Besiktas, Jalan Franck Kessie Terbuka
Liga Italia 26 Agustus 2026, 06:51
-
Tawaran Gaji Fantastis untuk Gabriel Martinelli di Al Hilal, Jauh di Atas Arsenal
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 06:23
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Saat Ladeni Real Sociedad di Santiago Bernabeu
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 05:59
-
Savinho Resmi Gabung Tottenham dari Manchester City
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:51
-
Juventus Resmi Datangkan Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 26 Agustus 2026, 05:37
-
Erling Haaland Kini Berambut Cepak, Ada Makna Besar di Balik Perubahannya
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:29
-
Juventus Resmi Lepas Michele Di Gregorio ke Bournemouth
Liga Italia 26 Agustus 2026, 05:23
-
Arsenal Dominasi PFA Team of the Year, Igor Thiago Jadi Kejutan
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 05:14
-
Selamat! Bruno Fernandes Raih Gelar Pemain Terbaik PFA
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 04:54
-
Manchester United Punya 3 Opsi dalam Perburuan Bek Kiri
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 04:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00


























KOMENTAR