
Bola.net - Elza Syarief tidak hanya dipercaya untuk menjadi kuasa hukum bagi 14 Pengprov PSSI yang mempertanyakan kebijakan Ketum PSSI. Namun, ia juga dipercaya untuk menangani kasus pencopotan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih timnas Indonesia.
Sosok kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut mengungkapkan, belum mempolisikan Ketua Umum (Ketum) PSSI Djohar Arifin Husin, terkait pelanggarannya terhadap Luis Manuel Blanco.
Pasalnya, setelah La Nyalla Mahmud Matalitti diangkat menjadi Ketua BTN, posisi Blanco langsung dicopot. Padahal, ketika BTN dipimpin Isran Noor, Djohar Arifin pula yang merestui Blanco untuk menangani Timnas senior.
"Kasus Luis Manuel Blanco, kita urusi belakangan. Kini, kami fokus mempidanakan Ketum PSSI terkait kejahatan pemalsuan surat yang dilaporkan 14 Pengprov. Kami menjerat Ketum PSSI dengan Pasal 263 KUHP junto 310 dan 311," ucap Elza.
Dikutip dari berbagai sumber, kejahatan pemalsuan surat dibentuk untuk melindungi kepentingan hukum publik perihal kepercayaan terhadap kebenaran atas isi empat macam objek surat.
Masing-masing yakni, surat yang menimbulkan suatu hak, surat yang menerbitkan suatu perikatan, surat yang menimbulkan pembebasan utang dan surat yang dibuat untuk membuktikan suatu hal/keadaan tertentu.
Sementara perbuatan yang dilarang terhadap empat macan surat tersebut adalah perbuatan membuat surat palsu (valschelijk opmaaken) dan memalsukan (vervalsen).
Kembali ditegaskan Elza, Isran Noor tetap menjabat sebagai Ketu BTN. Pasalnya, Isran masih mengantongi Surat Keterangan (SK) pembentukan dan penunjukan sebagai Ketua BTN.
Sehingga, dilanjutkannya, tidak benar jika posisi Isran sudah digantikan La Nyalla Mahmud Matalitti, notabene Wakil Ketua Umum PSSI. Sedangkan pada komposisi kepengurusan di bawah La Nyalla, Isran Noor ditempatkan sebagai wakil BTN bersama Harbiansyah Hanafiah.
"Nantinya, kami juga akan membuktikan mana yang berstatus BTN yang asli dan tidak. Kalau tetap ada yang mengaku-aku sebagai Ketua BTN selain pak Isran, itu dipastikan tidak benar. Dualisme ini muncul akibat perbuatan Ketum PSSI," tuturnya.
"Sejauh ini, yang pasti pak Isran Noor tetap sebagai Ketua BTN karena belum ada surat pemberhentianya," pungkasnya. (esa/dzi)
Sosok kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut mengungkapkan, belum mempolisikan Ketua Umum (Ketum) PSSI Djohar Arifin Husin, terkait pelanggarannya terhadap Luis Manuel Blanco.
Pasalnya, setelah La Nyalla Mahmud Matalitti diangkat menjadi Ketua BTN, posisi Blanco langsung dicopot. Padahal, ketika BTN dipimpin Isran Noor, Djohar Arifin pula yang merestui Blanco untuk menangani Timnas senior.
"Kasus Luis Manuel Blanco, kita urusi belakangan. Kini, kami fokus mempidanakan Ketum PSSI terkait kejahatan pemalsuan surat yang dilaporkan 14 Pengprov. Kami menjerat Ketum PSSI dengan Pasal 263 KUHP junto 310 dan 311," ucap Elza.
Dikutip dari berbagai sumber, kejahatan pemalsuan surat dibentuk untuk melindungi kepentingan hukum publik perihal kepercayaan terhadap kebenaran atas isi empat macam objek surat.
Masing-masing yakni, surat yang menimbulkan suatu hak, surat yang menerbitkan suatu perikatan, surat yang menimbulkan pembebasan utang dan surat yang dibuat untuk membuktikan suatu hal/keadaan tertentu.
Sementara perbuatan yang dilarang terhadap empat macan surat tersebut adalah perbuatan membuat surat palsu (valschelijk opmaaken) dan memalsukan (vervalsen).
Kembali ditegaskan Elza, Isran Noor tetap menjabat sebagai Ketu BTN. Pasalnya, Isran masih mengantongi Surat Keterangan (SK) pembentukan dan penunjukan sebagai Ketua BTN.
Sehingga, dilanjutkannya, tidak benar jika posisi Isran sudah digantikan La Nyalla Mahmud Matalitti, notabene Wakil Ketua Umum PSSI. Sedangkan pada komposisi kepengurusan di bawah La Nyalla, Isran Noor ditempatkan sebagai wakil BTN bersama Harbiansyah Hanafiah.
"Nantinya, kami juga akan membuktikan mana yang berstatus BTN yang asli dan tidak. Kalau tetap ada yang mengaku-aku sebagai Ketua BTN selain pak Isran, itu dipastikan tidak benar. Dualisme ini muncul akibat perbuatan Ketum PSSI," tuturnya.
"Sejauh ini, yang pasti pak Isran Noor tetap sebagai Ketua BTN karena belum ada surat pemberhentianya," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kuasa Hukum Manuel Blanco Belum Polisikan Ketum PSSI
Bola Indonesia 15 Mei 2013, 19:15
-
Firman Utina dan Ridwan Antusias Sambut Timnas Belanda
Tim Nasional 14 Mei 2013, 18:40
-
Timnas U-19 Bakal Mulai Pemusatan Pelatihan 20 Mei
Tim Nasional 11 Mei 2013, 11:09
-
RD: TC Timnas U-23 Dimulai Juni
Tim Nasional 10 Mei 2013, 03:34
-
Tim Nasional 10 Mei 2013, 00:44

LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR