Bola.net - Manajer Persinga Ngawi, Didik Purwanto mengaku belum mendapat jawaban dari federasi sepak bola Indonesia, PSSI terkait kepastian pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia melawan Persebaya Surabaya.
Sebelumnya, manajemen Persinga sudah mengirim surat kepada PSSI terkait hasil koordinasi dengan pihak keamanan. Di dalamnya, dijelaskan bahwa pertandingan dikembalikan kepada federasi karena belum dapat izin.
”Kami menunggu rekomendasi dari PSSI, apakah mundur atau tetap digelar tanggal 30 Januari,” kata Didik Purwanto saat dihubungi Bola.net.
Namun hingga Senin (28/01) malam, belum ada surat pemberitahuan dari PSSI mengenai kepastian pertandingan tersebut. Terutama terkait venue yang menjadi kendala utama.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Sulit Digelar Sesuai Jadwal
Lebih lanjut menurut Didik, dengan belum adanya kepastian venue pertandingan hingga H-2, laga tersebut kemungkinan besar tidak bisa digelar sesuai jadwal atau 30 Januari besok.
”Secara logika gak mungkin, yang pertama karena kita belum menjajal lapangan, dan kemudian dimungkinkan kalau di luar Jawa Timur jarak berpengaruh ke pemain,” imbuhnya.
”Biasanya kan minimal H-7 atau H-3 lah masih bisa digelar, kalau H-1 atau besok, jelas saya kira gak mungkin,” Didik menambahkan.
Tetapi pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI terkait kapan dan dimana pertandingan tersebut akan digelar. Karena federasi yang punya kewenangan.
Berita Video
Berita video 3 tips singkat dari petarung putri MMA Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol, bila kita mengalami kejahatan di jalan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Persinga vs Persebaya Sulit Digelar Sesuai Jadwal
Bola Indonesia 28 Januari 2019, 22:29
-
Bejo Bicara Peluang Bermain Rekrutan Anyar Persebaya
Bola Indonesia 28 Januari 2019, 21:15
-
Menang, Arema FC Dituntut Banyak Berbenah
Bola Indonesia 28 Januari 2019, 19:50
-
Venue Belum Jelas, Persebaya Tetap Bersiap Hadapi Persinga
Bola Indonesia 28 Januari 2019, 18:34
-
Kapten Persebaya Hampir Pasti Absen Lawan Persinga
Bola Indonesia 28 Januari 2019, 18:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR