Bola.net - Surabaya - Ketakutan pelatih Persiba Balikpapan, Liestiadi atas kapten Persebaya Greg Nwokolo akhirnya menjadi kenyataan. Greg seolah menjadi mimpi buruk bagi Persiba setelah mencetak hattrick dan membawa Persebaya menang telak 4-0, Minggu (8/6) sore.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ini, Greg Nwokolo mencetak hattrick pada menit ke-17, 63 dan 68. Sedangkan sebiji gol lainnya diceploskan Emmanuel Kenmogne pada menit ke-54. Itu adalah gol kesembilan Greg dan ke-13 bagi Pacho Kenmogne sepanjang musim ini.
"Secara kelas, terus terang tim saya kalah. Yang membuat perbedaan kelas antara kami dengan Persebaya hanya seorang Greg. Greg pemain bola pintar. Chemistry dia dengan Pacho sangat bagus," sebut Liestiadi dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Pada muka pertandingan, strategi Persiba untuk menguasai lini tengah sejak menit awal terbukti efektif di muka pertandingan. Berulang kali tim Beruang Madu merepotkan pertahanan Persebaya dari kreasi para gelandangnya, seperti Patrice Nzekou, M.Kamri dan M.Bachtiar. Tapi gol Greg di menit ke-17 lah yang membuyarkannya.
"Sebelum terjadinya gol Greg, kami bisa mengimbangi Persebaya. Tapi setelah gol Greg, otomatis pemain saya drop secara mental. Kombinasi play mereka di sekitar kotak penalti sangat terencana," lanjut mantan asisten pelatih di Arema Cronus dan PSM Makassar ini.
Liestiadi menerangkan, meski kalah telak, ia tak mau menerapkan strategi bertahan atau parkir bus. "Saya mau sepakbola berani. Kami boleh kalah lawan Persebaya, tapi lawan PSM harus menang," pungkas Liestiadi. (bola/faw)
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) ini, Greg Nwokolo mencetak hattrick pada menit ke-17, 63 dan 68. Sedangkan sebiji gol lainnya diceploskan Emmanuel Kenmogne pada menit ke-54. Itu adalah gol kesembilan Greg dan ke-13 bagi Pacho Kenmogne sepanjang musim ini.
"Secara kelas, terus terang tim saya kalah. Yang membuat perbedaan kelas antara kami dengan Persebaya hanya seorang Greg. Greg pemain bola pintar. Chemistry dia dengan Pacho sangat bagus," sebut Liestiadi dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Pada muka pertandingan, strategi Persiba untuk menguasai lini tengah sejak menit awal terbukti efektif di muka pertandingan. Berulang kali tim Beruang Madu merepotkan pertahanan Persebaya dari kreasi para gelandangnya, seperti Patrice Nzekou, M.Kamri dan M.Bachtiar. Tapi gol Greg di menit ke-17 lah yang membuyarkannya.
"Sebelum terjadinya gol Greg, kami bisa mengimbangi Persebaya. Tapi setelah gol Greg, otomatis pemain saya drop secara mental. Kombinasi play mereka di sekitar kotak penalti sangat terencana," lanjut mantan asisten pelatih di Arema Cronus dan PSM Makassar ini.
Liestiadi menerangkan, meski kalah telak, ia tak mau menerapkan strategi bertahan atau parkir bus. "Saya mau sepakbola berani. Kami boleh kalah lawan Persebaya, tapi lawan PSM harus menang," pungkas Liestiadi. (bola/faw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahmad Darmawan: Namanya Selebrasi Senyum
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 22:49
-
Liestiadi Sebut Greg Jadi Mimpi Buruk Persiba
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 18:59
-
RD Sebut Timnya Terlalu Terburu-buru
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 18:48
-
Persiapan Matang, SFC Yakin Atasi Persija
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 15:43
-
Pemain Baru dan Perubahan Kekuatan Persija Jadi Sorotan SFC
Bola Indonesia 8 Juni 2014, 15:38
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
-
Konflik Dani Carvajal dan Alvaro Arbeloa, Ini Penyebabnya
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR