Bola.net - Banyaknya kesalahan yang dilakukan oleh wasit, yang memimpin kompetisi Indonesian Premier League, dalam mengambil keputusan diakui oleh Hendriyana. Namun, Head of Competition PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (PT.LPIS) ini mengakui bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam kesalahan-kesalahan ini.
"Yang jelas, kesalahan-kesalahan itu bukan hal yang disengaja untuk mengatur hasil pertandingan. Saat ini, sudah tidak ada lagi yang seperti ini. Tidak laku," tegas Hendriyana pada Bola.net.
Hendriyana menambahkan bahwa penyebab banyaknya kesalahan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh wasit-wasit IPL tak lepas dari kurangnya kualitas mereka.
"Pemahaman mereka terhadap game dan peraturan-peraturan harus di-upgrade," Hendriyana menjelaskan. "Lihat saja, banyak wasit yang telat dalam memutuskan. Mereka juga kerap berada dalam posisi yang terlalu jauh dari bola."
Lebih lanjut, sambungnya, PT.LPIS sebagai penyelenggara liga mencoba meningkatkan mutu dan kualitas dari wasit yang memimpin kompetisi IPL. Saat ini, ada dua bidang yang fokus mereka garap.
"Yang pertama, kami mencoba untuk membenahi kondisi fisik mereka. Kerap kita saksikan bahwa wasit yang memimpin pertandingan kesulitan mengikuti jalannya pertandingan, apalagi yang dilakukan dalam tempo tinggi, Alhasil, mereka tidak bisa terus bergerak mengikuti bola. Selain itu, mereka juga akan kita berikan penyegaran terhadap mereka terkait penerapan rule of the game," tandasnya. (den/row)
"Yang jelas, kesalahan-kesalahan itu bukan hal yang disengaja untuk mengatur hasil pertandingan. Saat ini, sudah tidak ada lagi yang seperti ini. Tidak laku," tegas Hendriyana pada Bola.net.
Hendriyana menambahkan bahwa penyebab banyaknya kesalahan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh wasit-wasit IPL tak lepas dari kurangnya kualitas mereka.
"Pemahaman mereka terhadap game dan peraturan-peraturan harus di-upgrade," Hendriyana menjelaskan. "Lihat saja, banyak wasit yang telat dalam memutuskan. Mereka juga kerap berada dalam posisi yang terlalu jauh dari bola."
Lebih lanjut, sambungnya, PT.LPIS sebagai penyelenggara liga mencoba meningkatkan mutu dan kualitas dari wasit yang memimpin kompetisi IPL. Saat ini, ada dua bidang yang fokus mereka garap.
"Yang pertama, kami mencoba untuk membenahi kondisi fisik mereka. Kerap kita saksikan bahwa wasit yang memimpin pertandingan kesulitan mengikuti jalannya pertandingan, apalagi yang dilakukan dalam tempo tinggi, Alhasil, mereka tidak bisa terus bergerak mengikuti bola. Selain itu, mereka juga akan kita berikan penyegaran terhadap mereka terkait penerapan rule of the game," tandasnya. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fernando Soler Nilai PSSI Tak Becus Kelola Kompetisi
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 20:30
-
LPIS Tak Bisa Bantu Pemain Korban Dualisme Manajemen PSIS
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 12:40
-
LPIS: Kesalahan Wasit di IPL Bukan Kesengajaan
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 11:40
-
Upaya Datangkan Wasit Asing ke Indonesia Masih Terkendala
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 11:20
-
Persema Bantah Gaji Telat Pengaruhi Buruknya Form
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 10:44
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR