
Bola.net - Banyak spekulasi berkembang terkait melempemnya penampilan Persema kala dikalahkan Semen Padang, awal pekan lalu. Salah satu kabar, Emile Mbamba dan kawan-kawan loyo karena belum menerima gaji mereka sejak dua bulan lalu.
Namun, tengara ini dibantah oleh sang kapten, Bima Sakti. Menurut gelandang Persema ini, masalah gaji memang mengganggu mereka, namun masih belum membuat mereka kehilangan fokus dalam bertanding.
"Bukan dalam pertandingan ini saja, kami mengalami masalah gaji. Namun, di pertandingan-pertandingan sebelumnya kami tetap bisa tampil bagus, fight dan meraih kemenangan," ungkap mantan penggawa Timnas Indonesia ini.
"Menurut saya, kekalahan kami dalam pertandingan karena lebih disebabkan karena kami kurang konsentrasi dalam bertahan," sambungnya.
Sementara, penampilan para penggawa Persema yang tetap menunjukkan penampilan terbaik mereka, meski belum menerima gaji selama dua bulan, mendapat apresiasi dari Slave Radovski. Pelatih Laskar Ken Arok -julukan Persema- ini mengatakan bahwa dia puas anak asuhnya menjalankan tugas mereka dengan baik.
Seperti diketahui, dalam menjalani kompetisi Indonesian Premier League musim ini, Persema dibelit masalah finansial. Bahkan, meski pada akhirnya dibantah oleh manajemen Persema sendiri, General Manager Persema, Asmuri, sempat melontarkan ancaman untuk mogok bertanding. (den/row)
Namun, tengara ini dibantah oleh sang kapten, Bima Sakti. Menurut gelandang Persema ini, masalah gaji memang mengganggu mereka, namun masih belum membuat mereka kehilangan fokus dalam bertanding.
"Bukan dalam pertandingan ini saja, kami mengalami masalah gaji. Namun, di pertandingan-pertandingan sebelumnya kami tetap bisa tampil bagus, fight dan meraih kemenangan," ungkap mantan penggawa Timnas Indonesia ini.
"Menurut saya, kekalahan kami dalam pertandingan karena lebih disebabkan karena kami kurang konsentrasi dalam bertahan," sambungnya.
Sementara, penampilan para penggawa Persema yang tetap menunjukkan penampilan terbaik mereka, meski belum menerima gaji selama dua bulan, mendapat apresiasi dari Slave Radovski. Pelatih Laskar Ken Arok -julukan Persema- ini mengatakan bahwa dia puas anak asuhnya menjalankan tugas mereka dengan baik.
Seperti diketahui, dalam menjalani kompetisi Indonesian Premier League musim ini, Persema dibelit masalah finansial. Bahkan, meski pada akhirnya dibantah oleh manajemen Persema sendiri, General Manager Persema, Asmuri, sempat melontarkan ancaman untuk mogok bertanding. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fernando Soler Nilai PSSI Tak Becus Kelola Kompetisi
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 20:30
-
LPIS Tak Bisa Bantu Pemain Korban Dualisme Manajemen PSIS
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 12:40
-
LPIS: Kesalahan Wasit di IPL Bukan Kesengajaan
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 11:40
-
Upaya Datangkan Wasit Asing ke Indonesia Masih Terkendala
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 11:20
-
Persema Bantah Gaji Telat Pengaruhi Buruknya Form
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 10:44
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR