Bola.net - - Manajemen Madura United menegaskan sikap mereka terkait sanksi dari Komisi Disiplin PSSI. Laskar Sape Kerap -julukan Madura United- memastikan akan mengajukan banding atas sanksi tersebut.
"Presiden klub memang sempat menyampaikan bahwa menerima keputusan," ujar Manajer Madura United, Haruna Soemitro.
"Namun, karena sanksi bukan hanya laga usiran juga kejadian pada pertandingan pekan 29 bukanlah kerusuhan suporter dan tidak mengganggu pertandingan akhirnya diputuskan akan banding," sambungnya.
Haruna juga membeber alasan lain di balik keputusan manajemen Madura United untuk banding. Salah satunya, menurut Haruna, adalah keputusan Komdis menghukum person yang terlibat insiden.
"Komdis juga memberikan hukuman tersendiri pada orang yang dianggap pelaku," tuturnya.
Sebelumnya, Madura United disanksi harus menggelar laga kandang mereka di luar Pulau Madura. Sanksi ini diberikan Komdis pada Madura United sebagai buntut dari kejadian dalam laga Madura United kontra Borneo FC pada pekan ke-29 lalu.
Dua laga yang akan digelar di luar Madura tersebut, adalah pertandingan melawan Barito Putera pada 5 November mendatang dan melawan Bhayangkara FC pada 8 November.
Selain hukuman itu, Madura United juga harus membayar sejumlah denda. Tak kurang dari Rp 125 juta yang harus dirogoh manajemen Laskar Sape Kerap dari kocek mereka untuk membayar denda sejumlah pelanggaran dalam laga kontra Borneo FC tersebut.
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi sendiri sempat menegaskan manajemen Madura United menerima putusan Komdis PSSI ini. AQ, sapaan karibnya, menyebut ada sejumlah alasan di balik sikapnya ini.
"Meski ada yang tak konsisten dalam penentuan besarnya sanksi, Madura United siap menjalankan hukuman tersebut," ucapnya.
"Sejumlah insiden saat itu memang patut diganjar hukuman. Apa yang terjadi kemarin memang salah dan kami tidak akan mengulangi lagi. Nggak perlu mengambil upaya melawan keputusan dari pengadil internal ke komisi banding," ia memungkasi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Pastikan Banding Hukuman Komdis PSSI
Bola Indonesia 21 Oktober 2017, 22:46
-
Proses Penanganan Choirul Huda Tak Sesuai Standar, Ini Kata Ketum PSSI
Bola Indonesia 17 Oktober 2017, 05:50
-
Bertemu Ketum PSSI, Menpora Bahas Tiga Masalah Ini
Bola Indonesia 17 Oktober 2017, 01:10
-
Musim Kericuhan di Sepakbola Indonesia, Ini Kata Menpora
Bola Indonesia 15 Oktober 2017, 19:39
-
Ini Tuntutan La Viola Pada PSSI dan LIB
Bola Indonesia 14 Oktober 2017, 03:49
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR