Bersama Fandi Eko Utomo, Abdelkbir dan Malcolm adalah trio pemain tengah yang dimainkan untuk membantu Rudi Widodo sebagai penyerang tunggal. Tapi pada kenyataannya peran mereka tak terlalu ketara di tim asuhan Ibnu Grahan.
Abdelkbir dan Malcolm juga lemah dalam penyelesaian akhir. Meski mendapatkan sejumlah peluang emas, tapi dua pemain asal Maroko dan Guam ini tak mampu mencetak satu gol pun untuk Bhayangkara SU. "Itulah sepakbola. Shane ada dua-tiga kans tapi tak jadi gol," ucap Ibnu.
Pelatih asli Surabaya ini mengakui bahwa kedua pemain asingnya itu belum menyatu dengan tim. "Abdelkbir tinggal butuh waktu untuk koneksi dengan pemain-pemain lainnya, utamanya di lini depan," tutup Ibnu. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mitra Kukar Imbang Lawan Barito Putera
Bola Indonesia 9 Mei 2016, 22:05
-
Usai Jamu Arema Cronus, Madura United Kembali Bersiap
Bola Indonesia 9 Mei 2016, 18:59
-
Imbangi Persipura, Legiun Asing Bali United Puas
Bola Indonesia 9 Mei 2016, 18:57
-
Indra Sjafri Puji Permainan Persipura Jayapura
Bola Indonesia 9 Mei 2016, 18:52
-
Arema Cronus Minta PT GTS Gelar Road Show ke Klub
Bola Indonesia 9 Mei 2016, 18:45
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR