Bola.net - Setelah Persebaya yang diterpa kabar keterlambatan pembayaran gaji, kali ini giliran Gresik United yang mengalami hal serupa. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro ini disebut-sebut belum menyelesaikan gaji pemain selama satu bulan.
Kondisi ini membuat pemain resah. Apalagi Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung minggu. Para pemain Gresik United yang mayoritas muslim pun membutuhkan asupan dana untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya.
Ketika dikonfirmasi mengenai keterlambatan gaji itu, manajemen membantah. "Kalaupun telat hanya sehari dua hari saja. Tak sampai sebulan," ucap manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono.
Telatnya gaji hanya faktor administrasi. Sebab, menurut Bagoes, pencairan gaji harus menunggu tanda tangan Saiful Arif selaku owner Gresik United. Sementara pria yang akrab disapa H. Ipung itu sendiri memiliki jadwal kerja yang cukup padat. Sehingga dibutuhkan waktu sedikit lama untuk pencairan gaji.
Muncul juga isu yang menyebutkan akan ada pemotongan gaji karena jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL). Namun hal itu segera dibantah oleh Bagoes. Menurutnya, pemotongan gaji hanya sekadar itu belaka yang tak jelas akar rumputnya.
"Tak akan ada pemotongan gaji meski kompetisi libur. InsyaAllah (yang diterima pemain) sesuai dengan gaji-gaji sebelumnya," tutup Bagoes. [initial]
(faw/pra)
Kondisi ini membuat pemain resah. Apalagi Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung minggu. Para pemain Gresik United yang mayoritas muslim pun membutuhkan asupan dana untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya.
Ketika dikonfirmasi mengenai keterlambatan gaji itu, manajemen membantah. "Kalaupun telat hanya sehari dua hari saja. Tak sampai sebulan," ucap manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono.
Telatnya gaji hanya faktor administrasi. Sebab, menurut Bagoes, pencairan gaji harus menunggu tanda tangan Saiful Arif selaku owner Gresik United. Sementara pria yang akrab disapa H. Ipung itu sendiri memiliki jadwal kerja yang cukup padat. Sehingga dibutuhkan waktu sedikit lama untuk pencairan gaji.
Muncul juga isu yang menyebutkan akan ada pemotongan gaji karena jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL). Namun hal itu segera dibantah oleh Bagoes. Menurutnya, pemotongan gaji hanya sekadar itu belaka yang tak jelas akar rumputnya.
"Tak akan ada pemotongan gaji meski kompetisi libur. InsyaAllah (yang diterima pemain) sesuai dengan gaji-gaji sebelumnya," tutup Bagoes. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uji Coba Persela vs Gresik United Batal
Bola Indonesia 17 Juli 2014, 22:24
-
Krisis Pemain Bertahan, Subangkit Bingung Cari Solusi
Bola Indonesia 17 Juli 2014, 16:05
-
Sadikin: Saya Perbaiki Stadion Asal Dikelola PT PSM
Bola Indonesia 17 Juli 2014, 15:55 -
Sriwijaya FC Fokus Asah Taktik
Bola Indonesia 17 Juli 2014, 15:48
-
Sadikin Aksa Akan Berjuang Kembalikan PSM ke Makassar
Bola Indonesia 17 Juli 2014, 15:38
LATEST UPDATE
-
Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:36
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR