Bola.net - Ada dua hal penting Persebaya Surabaya menggelar training centre (TC)/pemusatan latihan di Bali. Manajer Persebaya, Sulaiman Harry Ruswanto, mengatakan, jika utamanya untuk menempa fisik para pemain.
Dengan demikian, mampu menghasilkan pemain yang siap tempur dengan kondisi teknis yang mumpuni di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. "Bermain di Indonesia, kondisi fisik setiap pemain merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi tim," katanya.
"Kekalahan tim, bisa terjadi akibat dari fisik yang melempem. Karena jika kondisi fisik drop, maka strategi permainan juga akan menjadi berantakan. Permainan di menit awal akan baik, namun saat fisik menurun, maka akan menurun juga konsentrasi," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, yang tidak kalah penting kedua dari TC di Bali yakni memupuk kekompakan tim. Hal tersebut, dalam pandangan Sulaiman, menjadi modal penting tim Persebaya untuk meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antar pemain.
"Kami makan bersama, bermain bersama, bercanda bersama, semua dilakukan bersama. Tentu saja, ini akan meningkatkan kekeluargaan antar pemain dan mampu menjadikan tim sebagai sebuah keluarga yang harmonis. Karena itu akan berdampak kepada tim," pungkasnya. [initial]
(esa/mac)
Dengan demikian, mampu menghasilkan pemain yang siap tempur dengan kondisi teknis yang mumpuni di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. "Bermain di Indonesia, kondisi fisik setiap pemain merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi tim," katanya.
"Kekalahan tim, bisa terjadi akibat dari fisik yang melempem. Karena jika kondisi fisik drop, maka strategi permainan juga akan menjadi berantakan. Permainan di menit awal akan baik, namun saat fisik menurun, maka akan menurun juga konsentrasi," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya, yang tidak kalah penting kedua dari TC di Bali yakni memupuk kekompakan tim. Hal tersebut, dalam pandangan Sulaiman, menjadi modal penting tim Persebaya untuk meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antar pemain.
"Kami makan bersama, bermain bersama, bercanda bersama, semua dilakukan bersama. Tentu saja, ini akan meningkatkan kekeluargaan antar pemain dan mampu menjadikan tim sebagai sebuah keluarga yang harmonis. Karena itu akan berdampak kepada tim," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Tak Hambat Pemain ke Timnas U-23
Bola Indonesia 31 Januari 2015, 22:49
-
Bersama Djemba-Djemba, Persebaya Ingin Tiru Barcelona
Bola Indonesia 31 Januari 2015, 22:11
-
Eks Persebaya 1927 Resmi Bela Semen Padang
Bola Indonesia 31 Januari 2015, 21:17
-
Uji Coba Perdana, Persebaya Turunkan Lapis Kedua
Bola Indonesia 31 Januari 2015, 21:14
-
Besok, Persebaya Ditantang Pra-PON Bali
Bola Indonesia 31 Januari 2015, 21:07
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR