Bola.net - Manajemen PSM Makassar kesal pada PT LPIS selaku penyelenggara Indonesian Premier League (IPL). Bagaimana tidak, LPIS terkesan mengabaikan protes yang dilayangkan manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM).
Manajemen melayangkan surat protes terkait ketidakadilan yang diderita PSM Makassar, mulai dari jadwal yang padat serta kejanggalan saat melawan Perseman Manokwari, 26 Februari lalu.
"Saat lawan Perseman, saya mendapat laporan sejumlah kejanggalan dari Media Officer (Wina) maupun unsur pelatih. Dan itu kami sudah kirimkan surat protes saat itu juga," kata Rully Habibie.
Tapi sampai saat ini, kata Rully, PT LPIS sama sekali belum pernah memberikan merespon terhadap surat protes dan komplain yang mereka kirimkan. Bahkan, Rully menuding pihak LPIS berbohong padanya dan tidak konsisten dalam menerapkan aturan.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan tanggapan dari surat protes kami. Saya ada yang aneh karena sebelumnya oleh Pak Widjajanto (CEO PT LPIS) disebut sudah direspon, ini jadi pertanyaan juga. Karena nyatanya respon itu tidak ada," ungkap Rully.
"LPIS sangat lamban melayani surat protes kami. Seharusnya, sebelum laga selanjutnya, sudah ada tanggapan dari LPIS, tapi ini sudah lewat tiga laga, belum juga ada jawaban dari mereka," kata keponakan mantan Presiden RI, BJ Habibie, itu.
Rully mengharapkan agar LPIS bisa segera memberikan jawaban atas protes PSM. "Paling tidak sebelum laga kandang, 27 Maret nanti, kita sudah dapat hasilnya," kata Rully.
"Tujuan utama kami dari protes ini bukan pada hasil. Intinya kita ingin komunikasi dengan penyelenggara tentang masih banyak yang kurang dalam penyelenggaraan kompetisi. Karena ini akan berpengaruh pada lainnya," kata Rully. (nda/dzi)
Manajemen melayangkan surat protes terkait ketidakadilan yang diderita PSM Makassar, mulai dari jadwal yang padat serta kejanggalan saat melawan Perseman Manokwari, 26 Februari lalu.
"Saat lawan Perseman, saya mendapat laporan sejumlah kejanggalan dari Media Officer (Wina) maupun unsur pelatih. Dan itu kami sudah kirimkan surat protes saat itu juga," kata Rully Habibie.
Tapi sampai saat ini, kata Rully, PT LPIS sama sekali belum pernah memberikan merespon terhadap surat protes dan komplain yang mereka kirimkan. Bahkan, Rully menuding pihak LPIS berbohong padanya dan tidak konsisten dalam menerapkan aturan.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan tanggapan dari surat protes kami. Saya ada yang aneh karena sebelumnya oleh Pak Widjajanto (CEO PT LPIS) disebut sudah direspon, ini jadi pertanyaan juga. Karena nyatanya respon itu tidak ada," ungkap Rully.
"LPIS sangat lamban melayani surat protes kami. Seharusnya, sebelum laga selanjutnya, sudah ada tanggapan dari LPIS, tapi ini sudah lewat tiga laga, belum juga ada jawaban dari mereka," kata keponakan mantan Presiden RI, BJ Habibie, itu.
Rully mengharapkan agar LPIS bisa segera memberikan jawaban atas protes PSM. "Paling tidak sebelum laga kandang, 27 Maret nanti, kita sudah dapat hasilnya," kata Rully.
"Tujuan utama kami dari protes ini bukan pada hasil. Intinya kita ingin komunikasi dengan penyelenggara tentang masih banyak yang kurang dalam penyelenggaraan kompetisi. Karena ini akan berpengaruh pada lainnya," kata Rully. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rully: LPIS Harusnya Perbaiki Administrasi
Bola Indonesia 14 Maret 2013, 21:40
-
Manajemen PSM Nilai PT LPIS Lamban
Bola Indonesia 14 Maret 2013, 21:00
-
Rully Ogah Tanggapi Isu Pergantian Pelatih PSM
Bola Indonesia 14 Maret 2013, 20:49
-
Cedera Pemain PSM Akibat Pola Makan Tak Terkontrol
Bola Indonesia 14 Maret 2013, 20:00
-
Jeda Panjang, Ibnu Ingin Persebaya Ujicoba
Bola Indonesia 14 Maret 2013, 08:53
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR