Pada laga yang digelar di Stadion PTIK, wasit Adi Riyanto dianggap terlalu lama mengambil keputusan untuk menghentikan laga setelah Andri kolaps akibat kepalanya terbentur tanah, setelah kalah duel udara dengan Dendy Sulistyawan. Andri kemudian langsung dibawa oleh ambulans ke rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri.
Usai laga, Chairul mengaku kecewa dengan wasit karena masih membiarkan laga berjalan saat pemainnya mengalami cedera. Menurutnya, seorang wasit seharusnya bisa membaca kondisi di lapangan dengan cepat.
"Andri masih oke, masih sadar, tim dokter sudah menemani dia di sana. Cuma saya merasa tadi, kalau kita menunggu sampai 20 detik bagaimana? Karena tadi saya benar-benar lihat dia jatuh, kepalanya kena tanah dan matanya sudah ke atas," ujar Chairul.
"Standar menunggu 20 detik setelah pemain tergeletak itu boleh, tapi kita juga harus melihat kondisi di lapangan. Saya jujur, bahwa menurut saya wasit ini agak gawat, sewaktu di Madura pun begitu, mengambil keputusan agak sedikit ekstrem," tambahnya.
Lebih lanjut, Chairul mengaku tidak memperdulikan hasil imbang 3-3 kontra Bhayangkara FC. Sebab, yang terpenting baginya adalah wasit harus sigap mengambil keputusan ketika ada hal-hal yang membahayakan pemain.
"Wasit ini waktu di Madura juga membahayakan pemain. Saya akan protes dia karena tindakan dia hari ini. Pertandingan sudah lah, tapi beberapa kebijakan dia begitu," tutupnya.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajer Persebaya Protes Tindakan Wasit Soal Cedera Pemain
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 23:01
-
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga 1 Rabu 11 Juli 2018
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 21:54
-
Rekor Kandang Bhayangkara FC Terjaga, Simon Tetap Kecewa
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 21:03
-
Simon Sesalkan Bhayangkara FC Ditahan Imbang Persebaya
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 20:58 -
Alfredo Vera Senang Persebaya Raih Poin di Markas Bhayangkara FC
Bola Indonesia 11 Juli 2018, 20:24
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR