Bola.net - Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti melalui direktorat Grup Komunikasi PSSI mengumumkan akun twitter yang resmi digunakan oleh La Nyalla, yakni @LanyallaMM1.
Sebelumnya, La Nyalla sempat menggunakan akun @LanyallaMM dan @Lanyalla_M. Namun kedua akun tersebut telah ditutup.
“Akun sebelumnya sudah tidak lagi digunakan, sekarang masyarakat pengguna twitter bisa menggunakan akun @LanyallaMM1 untuk berkomunikasi dengan Wakil Ketua Umum PSSI. Apabila masih ada akun lain dengan nama sejenis, maka dipastikan itu sudah bukan akun La Nyalla,” demikian rilis resmi PSSI yang dikirimkan Kamis (27/2/2014).
Akun yang mengatasnamakan PSSI juga marak beredar. Seperti akun @PSSIOfficial, yang selama ini aktif menuliskan 'kicauan' di sosial media. Padahal sama sekali bukan akun resmi PSSI. Begitu pula dengan akun yang mengatasnamakan Timnas. Sama sekali bukan official twitter.
Ketua Komite Media PSSI, Djamal Aziz menyatakan dalam waktu dekat, setelah website baru PSSI online, akan dibuat akun resmi PSSI. “Rekomendasi Komite Media telah meminta PSSI untuk segera mengoptimalkan channel komunikasi melalui sosial media begitu nanti website PSSI yang baru selesai. InsyaAllah akan dilaunching bersamaan dengan hari jadi PSSI,” kata Djamal.
Ditambahkan Djamal, masyarakat sepakbola diyakini sudah tahu bahwa banyak akun-akun di media sosial, baik twitter maupun facebook yang menggunakan nama PSSI atau Timnas, yang sekilas seperti akun resmi. Namun faktanya bukan. “Nanti tunggu saja akun resmi PSSI, sekaligus website baru PSSI dengan dua bahasa,” pungkasnya. (prl/dzi)
Sebelumnya, La Nyalla sempat menggunakan akun @LanyallaMM dan @Lanyalla_M. Namun kedua akun tersebut telah ditutup.
“Akun sebelumnya sudah tidak lagi digunakan, sekarang masyarakat pengguna twitter bisa menggunakan akun @LanyallaMM1 untuk berkomunikasi dengan Wakil Ketua Umum PSSI. Apabila masih ada akun lain dengan nama sejenis, maka dipastikan itu sudah bukan akun La Nyalla,” demikian rilis resmi PSSI yang dikirimkan Kamis (27/2/2014).
Akun yang mengatasnamakan PSSI juga marak beredar. Seperti akun @PSSIOfficial, yang selama ini aktif menuliskan 'kicauan' di sosial media. Padahal sama sekali bukan akun resmi PSSI. Begitu pula dengan akun yang mengatasnamakan Timnas. Sama sekali bukan official twitter.
Ketua Komite Media PSSI, Djamal Aziz menyatakan dalam waktu dekat, setelah website baru PSSI online, akan dibuat akun resmi PSSI. “Rekomendasi Komite Media telah meminta PSSI untuk segera mengoptimalkan channel komunikasi melalui sosial media begitu nanti website PSSI yang baru selesai. InsyaAllah akan dilaunching bersamaan dengan hari jadi PSSI,” kata Djamal.
Ditambahkan Djamal, masyarakat sepakbola diyakini sudah tahu bahwa banyak akun-akun di media sosial, baik twitter maupun facebook yang menggunakan nama PSSI atau Timnas, yang sekilas seperti akun resmi. Namun faktanya bukan. “Nanti tunggu saja akun resmi PSSI, sekaligus website baru PSSI dengan dua bahasa,” pungkasnya. (prl/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marak Akun Twitter Palsu, La Nyalla Umumkan Akun Resmi
Bola Indonesia 27 Februari 2014, 19:45
-
Ketum PSSI Minta Timnas Indonesia All Out Lawan Arab Saudi
Tim Nasional 26 Februari 2014, 21:09
-
BTN Akui Tidak Ada Masalah Jersey
Tim Nasional 25 Februari 2014, 16:55
-
Istri Marcio Souza Adukan Perseman Manokwari ke PSSI
Bola Indonesia 25 Februari 2014, 16:05
-
Timnas U-23 Bakal Tantang Malaysia di Yogyakarta
Tim Nasional 21 Februari 2014, 15:45
LATEST UPDATE
-
Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
Liga Inggris 4 April 2026, 20:00
-
Kasihan! Impian Marcus Rashford Bersama Barcelona Bakal Kandas
Liga Inggris 4 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR