
Bola.net - Timnas Indonesia masih punya tiga laga di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Tiga tim yang akan diladeni tim racikan Shin Tae-yong adalah Thailand, Vietnam, dan UEA.
Meski sudah tak berpeluang ke babak selanjutnya, kiprah skuad Garuda bersama Shin Tae-yong tetap menarik untuk disaksikan.Terutama hasil polesan Shin Tae-yong, pelatih alumnus Piala Dunia 2018 yang menggantikan peran Simon Mcmemeny menangani Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Di mata Raja Isa, pelatih asal Malaysia yang kini menangani tim Liga 1 Bangladesh, Muktijoddha Sangsad KC, sosok Shin Tae-yong berdampak signifikan untuk mendongkrak pamor timnas Indonesia di hadapan tiga calon lawan mendatang.
Budaya Baru

Rekam jejak Shin Tae-yong yang membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018 serta meraih trofi juara Liga Champions Asia 1995 bersama Seongnam Ilhwa Chunma jadi acuan mereka.
"Coach Shin Tae-yong juga membawa budaya baru dengan menerapkan disipin dan latihan keras untuk mendongkrak penampilan timnas. Memang tak mudah karena sepak bola butuh proses. Tapi, saya melihat penampilan Timnas Indonesia kini lebih cepat dan agresif," ujar Raja Isa kepada Bola.com, Minggu (30/5/2021).
Filosofi kepelatihan Shin Tae-yong juga berbeda dengan Luis Milla, pelatih asal Spanyol sosok penting di balik program Filanesia yang sempat dijadikan pedoman sepak bola Indonesia. Dengan filosofi ala Shing Tae-yong, Raja Isa menilai Indonesia punya potensi mengalahkan Thailand dan Vietnam, dua lawan pertama skuad Garuda.
Karakter Lawan

Thailand yang ditangani pelatih asal Jepang, Akira Nishino berdasarkan pengamatan Raja Isa bermain dengan variasi permainan bola pendek dan panjang. Sedang Vietnam dengan pelatih Park Hang-seo, cara bermainnya mirip dengan Indonesia dengan mengandalkan permainan cepat dan pressing ketat.
"Secara fisik, Indonesia, Thailand dan Vietnam sama. Jadi, hasil akhir akan ditentukan oleh mental, disiplin dan penampilan konsisten sampai pertandingan berakhir," terang Raja.
Sementara Uni Emirat Arab (UEFA), lawan terakhir Timnas Indonesia di Grup G mengandalkan permainan bola pendek dengan satu dua sentuhan. Menariknya, meski ditangani pelatih asal Belanda, Bert van Marwijk, cara bermain UEA masih tetap seperti dulu yakni tampil dengan ala Amerika Latin.
Raja Isa merujuk laga uji coba UEA kontra India pada 29 Maret 2021 lalu. Pada laga ini, UEA menang telak enam gol tanpa balas. Gol yang tercipta semuanya lahir lewat umpan pendek memanfaatkan ruang kosong di lini belakang India.
Kurang Penyerang Tajam

Penampilan Timnas Indonesia yang menunjukkan perkembangan baik bersama Shin Tae-yong membuat Raja Isa berharap pelatih asal Korsel itu diberikan kesempatan lebih lama bersama skuad Garuda.
"Apa pun hasil Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2022, coach Shin Tae-yong sebaiknya tetap dipertahankan. Di mata saya, dia sudah bekerja keras untuk membuat Indonesia kuat secara tim karena tidak punya striker yang ditakuti sekaligus jadi ikon," ungkap Raja.
Raja merujuk fakta Indonesia pernah disegani ketika diperkuat striker berkelas seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Widodo Cahyono Putro, Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa.
"Saat ini, saya melihat belum ada striker timnas Indonesia yang bisa menyamai mereka," tegas Raja.
Timnas Indonesia Tak Punya Ikon

Terkait pemain yang bisa menjadi ikon tim, Raja Isa menilai sejatinya Indonesia dengan Shin Tae-yong sudah mencobanya dengan memanggil sejumlah pemain yang berkiprah di luar negeri. Tapi, sejauh ini dampaknya belum signifikan pada penampilan Timnas Indonesia.
Dua uji coba terakhir bisa jadi acuan. Egy Maulana Vikri yang sudah berkostum klub Polandia, Lechia Gdansk sejak 2018 sempat tampil menjanjikan saat dimainkan sebagai pemain pengganti kontra Aghanistan.
Pada laga itu, Egy mencetak satu gol dan satu assist buat Indonesia. Tapi, ketika dimainkan sebagai starter versus Oman pada uji coba kedua, Egy tak bisa mengulang suksesnya.
"Mungkin hasilnya berbeda kalau Indonesia yang ditangani coach Shin Tae-yong memiliki striker seperti Kurniawan atau Widodo," pungkas Raja Isa yang menangani Persipura Jayapura dan PSM Makassar ini.
Disadur dari Bola.com (Penulis: Abdi Satria/Editor: Yus Mei Sawitri, 30 Juni 2021)
Baca Ini Juga:
- Timnas Indonesia Kalah dari Afghanistan dan Oman, Shin Tae-yong: Kami Bukan Cari Hasil
- Evan Dimas Minta Timnas Indonesia Lupakan Kekalahan dari Afghanistan dan Oman
- Hasil Pertandingan Timnas Indonesia vs Oman: Skor 1-3
- Prediksi Timnas Indonesia vs Timnas Oman 29 Mei 2021
- Jadwal 3 Laga Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Hanya di SCTV
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waspada! 3 Pemain Thailand Ini Bisa Repotkan Timnas Indonesia
Tim Nasional 31 Mei 2021, 14:30
LATEST UPDATE
-
Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:44
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR