
Bola.net - Persik Kediri sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Liga 1 musim 2021/2022 ini. Salah satunya adalah dengan membentuk kolaborasi lokal dan Spanyol di lini depan Macan Putih.
Manajemen telah mendatangkan striker asing asal Spanyol, yakni Youssef Ezzejjari. Bersama Septian Bagaskara, dia diharapkan bisa mempertajam lini serang Persik.
Karier pemain kelahiran Santa Coloma de Gramanet, Spanyol, 10 Mei 1993, ini memang tidak spesial. Namun, terakhir kalinya Youssef menjadi top scorer di Liga Andora bersama Club Esportiu Carroi dengan koleksi 19 gol. Ketajaman Youssef kini diharapkan mampu terulang di Indonesia bersama Persik Kediri.
Hasil Buruk di Piala Menpora Membuka Mata

Hasil buruk yang didapat Persik Kediri di Piala Menpora 2020 telah membuka mata manajemen klub berjulukan Macan Putih itu. Dari total lima gol yang dicetak Persik, sebagian besar justru diciptakan oleh bek dan gelandang.
Ironisnya, sebagian besar lagi gol tersebut dieksekusi dari titik putih. Septian Satria Bagaskara, striker muda yang digadang-gadang bakal tampil cemerlang dan menjadi bintang, ternyata malah tidak berkutik.
Top scorer Liga 3 2018 ini seolah demam panggung dan mati kutu di bawah tekanan pemain-pemain dari klub Liga 1 lain yang sarat pengalaman.
Meski berlabel pemain yang sering dipanggil seleksi Timnas Indonesia, Satria Bagaskara belum pernah merasakan kerasnya tekanan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Sejak Persik Kediri promosi ke Liga 1 2020, di mana Macan Putih sudah memainkan tiga laga sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi COVID-19, Satria Bagaskara sama sekali belum mendapatkan kesempatan untuk tampil.
"Tidak mudah memang bermain di Liga 1. Tidak hanya dibutuhkan skill tinggi, tapi juga nyali yang besar. Saya menganggap wajar jika Bagas masih kagok. Apalagi bila dia berhadapan dengan bek lokal berpengalaman dan pemain asing berpostur tinggi serta memiliki skill yang bagus," ujar pelatih Persik, Joko Susilo.
Manajemen klub pun lantas mendatangkan Youssef Ezzejjari.
Harapan pada Septian Bagaskara

Pertanyaannya, mampukah Bagaskara mengimbangi teknik dan pengalaman Youssef di lini depan Persik Kediri? Dengan postur tinggi yang dimiliki keduanya, Youssef dan Bagaskara seharusnya bisa menjadi menara kembar yang menakutkan bagi pertahanan lawan.
Namun, bila Bagaskara tetap tampil minder, tentu itu akan menjadi kendala bagi Persik. Posisinya sewaktu-waktu bisa digeser oleh Antoni Putro Nugroho yang lebih berpengalaman dan terbukti ketajamannya.
"Bagas masih muda. Dia butuh motivasi dan jam terbang. Saya berharap dia bisa berkembang pesat. Bagaimana pun dia ikon lokal bagi publik Kediri," ujar Joko Susilo.
Mantan pelatih Arema FC itu akan memberikan kesempatan besar agar Bagaskara sering tampil. Namun, semua tetap tergantung kepada Bagaskara sendiri.
"Pemain muda harus banyak menit bertanding. Tapi, saya tetap obyektif. Jika Bagas kalah bersaing dengan striker lain, saya tentu akan mengutamakan kepentingan tim Persik," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Gatot Susetyo/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 17 Juli 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Boaz Solossa, Striker Lokal Berlabel Senior yang Dibutuhkan Mario Gomez di Borneo FC
- Cerita Boaz Solossa Gabung Borneo FC Setelah Didepak Persipura
- PSS Sleman dan Ambisi Besarnya Menjadi Klub Profesional, Modern, serta Juara
- Rangkaian Fakta Menarik Boaz Solossa Bersama Borneo FC
- Pemain Asing PSIS Semarang Kecewa Liga 1 2021 Belum Bergulir
- 10 Eks Pemain Liga Inggris yang Mencari Nafkah di Indonesia
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR