
Sebab, pencabutan SK pembekuan PSSI tersebut nyatanya tak dapat menyelesaikan masalah sepakbola Indonesia secara menyeluruh. Buktinya, ada tujuh klub yang masih merasa terdzolimi oleh federasi, yakni PSSI.
Tujuh klub tersebut di antaranya adalah Arema Indonesia, Persebaya Surabaya, Persema Malang, Persipasi Bekasi, Persibo Bojonegoro, Lampung FC dan Persewangi Banyuwangi.
"Setahun yang lalu, ada semangat untuk menata tata kelola sepakbola, yang kemudian kita dukung bersama. Tapi di-endingnya ini belum bisa memberikan penyelesaian secara keseluruhan," ujar Ram Surahman, sekretaris Persebaya.
Menurut Ram, AKSI Ingin menunjukkan kepada pemerintah, federasi dan masyarakat sepakbola Indonesia, bahwa masih ada permasalahan di sepakbola tanah air.
"Kalau tempo hari pembekuan dicabut, saya rasa itu juga belum menyelesaikan persoalan. Ini momentum bagus bagi sepakbola kita untuk menyelesaikan masalah ini secara total," tutup pria asal Benjeng, Gresik ini. [initial] (faw/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Siapa Persebaya Masih Dualisme?
Bola Indonesia 31 Mei 2016, 11:46
-
Bola Indonesia 31 Mei 2016, 00:13

-
Mereka yang Kecewa Atas Pencabutan SK Pembekuan PSSI
Bola Indonesia 31 Mei 2016, 00:12
-
Jika AKSI Buntu, ini Langkah Persebaya
Bola Indonesia 10 Mei 2016, 20:42
-
Persebaya: Masalah Sepakbola Indonesia Harus Dituntaskan
Bola Indonesia 10 Mei 2016, 20:32
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR