"Ini kecelakaan terbesar selama saya menjadi pelatih," ujar Gomes.
Menurut Gomes, pada laga tersebut, para pemainnya sudah coba membalas serangan Sriwijaya. Namun, menurut pelatih asal Brasil tersebut, upaya mereka gagal karena harus kehilangan satu pemain.
"Mereka juga seakan kehilangan konsentrasi," tuturnya.
Sebelumnya, Madura United harus menelan kekalahan pertama mereka pada ISC A 2015 ini. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (15/05), Laskar Sape Kerap kalah lima gol tanpa balas.
Tak hanya kalah, Madura United juga harus kehilangan Ahmad Maulana Putra. Gelandang berambut kribo ini diusir wasit usai menerima kartu kuning keduanya di lima menit terakhir pertandingan tersebut.
Sementara itu, Gomes berharap pengalaman buruk ini tak akan terulang lagi.
"Kami berharap, ini terakhir dari 31 pertandingan lagi yang akan kami hadapi," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lepas Mossi, Madura United Pinang Eric Weeks Lewis
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 20:44
-
MU Kalah Telak, Ini Kata Fabiano Beltrame
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 15:09
-
Haruna Minta Penggawa Madura United Bangkit
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 14:16
-
MU Kalah Telak, Gomes: Ini Kecelakaan Terbesar
Bola Indonesia 16 Mei 2016, 14:13
-
Dapat Kartu Merah, Gelandang MU Ini Menyesal
Bola Indonesia 15 Mei 2016, 23:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR