Bukan hanya di tengah-tengah pertandingan dan sempat menghentikan laga, insiden mati lampu ini juga sempat terjadi dua kali sebelum laga dimulai. Juru bicara PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Abi Hasantoso, mengakui pihaknya akan memohon maaf pada QPR. "Ini murni kesalahan teknis, listrik di stadion ini memang menggunakan genset," ujarnya usai laga semalam, Senin (23/7).
LPIS memang pihak yang bertanggung jawab dalam insiden yang cukup memalukan ini. Pasalnya, merekalah yang menjadi panitia pelaksana (panpel) pertandingan persahabatan internasional ini. Pihak panpel Persebaya yang notabene tuan rumah tak diberi wewenang sedikit pun mengurusi jalannya pertandingan ini. LPIS lebih memercayakan acara ini pada Event Organizer RI1 sebagai pengatur jalannya seluruh acara terkait laga ini. Bisa jadi, si genset ngambek karena tak dipegang tuannya sendiri.
Mewakili LPIS, Abi tak mau berspekulasi tentang adanya upaya sabotase dari pihak-pihak lain. "Kita akan cari kesalahannya di mana, karena laporan yang saya terima memang tidak ada unsur keusilan," tambahnya.
Sementara itu, secara terpisah, Humas PLN Distribusi Jatim, Andy Taufik, menegaskan bahwa padamnya lampu Stadion GBT berada di luar tanggung jawab mereka. "Lampu Gelora Bung Tomo yang tadi mati karena menggunakan genset stadion sendiri. Sebab, dari PLN tidak ada masalah," terang Andy melalui Blackberry Messenger yang diterima wartawan, Senin malam. [initial]
Bolaindo - Persebaya Takluk di Battle of Soerabaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diego Michiels: Persebaya Nomor Satu
Bola Indonesia 24 Juli 2012, 23:24
-
QPR Buang Barton ke Klub Divisi Tiga?
Liga Inggris 24 Juli 2012, 13:50
-
Persebaya Diminati Sponsor Luar Negeri
Bola Indonesia 24 Juli 2012, 13:35
-
Padamnya GBT Murni Karena Genset
Bola Indonesia 24 Juli 2012, 05:41
-
Taufiq dan Taarabt Terbaik di Laga Semalam
Bola Indonesia 24 Juli 2012, 05:31
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR