Bola.net - - Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago tak bisa menyembunyikan rasa kesal dan geramnya pada kepemimpinan wasit dalam pertandingan antara anak asuhnya menghadapi Perseru Serui. Ia mengaku kepemimpinan wasit Totok Fitrianto pada pertandingan ini sangat memalukan.
"Semua mata bisa melihat bagaimana kepemimpinan wasit. Pada babak kedua tadi, kepemimpinan wasit sangat memalukan," ujar Jacksen.
"Sekian tahun di Indonesia, saya sering mengalami hal-hal aneh. Namun, apa yang kita lihat malam ini sangat luar biasa memalukan," ia menambahkan.
Menurut Jacksen, ia memiliki dua dugaan terkait buruknya kepemimpinan wasit. Pertama, wasit memang tak berkualitas. Kedua, ada kesengajaan dalam keputusan-keputusan kontroversial wasit.
"Kalau memang sengaja, kami akan instruksikan kiper kami tak usah menangkap bola yang mengarah ke gawang. Biarkan masuk saja," tuturnya dengan nada geram.
Jacko, sapaan karib Jacksen, mengaku bahwa selama ini ia tak pernah mengomentari wasit. Namun, kali ini, ketika mampu meraih poin penuh, ia ingin mengeluarkan unek-uneknya terkait kepemimpinan wasit.
"Jangan sampai orang menilai ketika kalah, saya berkomentar tentang wasit," ucap pelatih berusia 49 tahun ini.
"Saya bicara ini demi kebaikan sepakbola Indonesia," ia menambahkan.
Sebelumnya, Barito Putera sukses meraih kemenangan pada laga pekan kesembilan mereka di ajang Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Gajayana Malang, Kamis , Laskar Antasari menang dengan skor 1-0, melalui gol Rizky Pora.
Pertandingan ini berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim bermain dengan pola cepat, keras, dan ngeyel.
Namun, pertandingan tersebut berulang kali harus terhenti. Pasalnya, kedua tim sama-sama kerap melancarkan protes pada kepemimpinan wasit, Totok Fitrianto. Barito Putera dan Perseru Serui menilai keputusan-keputusan wasit asal Sulawesi Utara ini merugikan mereka.
Lebih lanjut, Jacksen berharap agar hal seperti ini tak terjadi lagi. Pelatih asal Brasil tersebut meminta agar para petinggi PSSI dan operator liga bisa memberi perhatian pada masalah ini.
"Semoga orang-orang yang ada di Jakarta berpikir mengenai hal-hal ini. Karena ini sudah kasar," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Barito Putera: Wasit Laga Kontra Perseru Memalukan
Bola Indonesia 18 Mei 2018, 14:09
-
Perseru Serui Waspadai Reputasi Barito Putera
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 12:49
-
Tantang Perseru, Barito Putera Tanpa 'Casemiro Indonesia'
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 09:10
-
Pelatih Barito Putera Ogah Pandang Sebelah Mata Perseru
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 06:45
-
Hadapi Perseru di Gajayana, Barito Putera Bantah Diuntungkan
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 05:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR