Bola.net - Batas akhir pendaftaran pencalonan Ketua Umum (Ketum) dan Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2015-2019, bakal ditutup Rabu (21/1). Pemilihan tersebut, nantinya akan digelar dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4).
Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri), Eddy Sofyan, mengaku masih mengukur peluang untuk melakukan pendaftaran. Hanya saja ditegaskan Eddy, sepak bola sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dirinya.
"Keputusan saya mencalonkan sebagai Ketum atau Exco, rasanya baru bisa disampaikan nanti malam. Saya tunggu adanya bisikan malaikat dulu," katanya.
"Kadang-kadang, terbersit tantangan ingin berbuat sesuatu untuk sepak bola nasional. Tantangan, dimaksud untuk lebih baik. Kalau selama ini PSSI belum masuk final Piala Asia, itukan tantangan," imbuhnya.
Jika terpilih menjadi Ketum, dilanjutkan Eddy, hal utama yang bakal dikerjakan yakni memaksimalkan pembinaan usia dini dan mendorong daerah-daerah untuk membangun banyak sarana dan prasarana. Dengan demikian, banyak menghasilkan pemain berkualitas.
"Selain itu, jangan pikir Piala Dunia dulu. Kita bicara di level Asia saja. Sebab, itu prosesnya dan harus dilalui. Kalau kita bermimpi, maka yang realistis saja," tuturnya (esa/dzi)
Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri), Eddy Sofyan, mengaku masih mengukur peluang untuk melakukan pendaftaran. Hanya saja ditegaskan Eddy, sepak bola sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dirinya.
"Keputusan saya mencalonkan sebagai Ketum atau Exco, rasanya baru bisa disampaikan nanti malam. Saya tunggu adanya bisikan malaikat dulu," katanya.
"Kadang-kadang, terbersit tantangan ingin berbuat sesuatu untuk sepak bola nasional. Tantangan, dimaksud untuk lebih baik. Kalau selama ini PSSI belum masuk final Piala Asia, itukan tantangan," imbuhnya.
Jika terpilih menjadi Ketum, dilanjutkan Eddy, hal utama yang bakal dikerjakan yakni memaksimalkan pembinaan usia dini dan mendorong daerah-daerah untuk membangun banyak sarana dan prasarana. Dengan demikian, banyak menghasilkan pemain berkualitas.
"Selain itu, jangan pikir Piala Dunia dulu. Kita bicara di level Asia saja. Sebab, itu prosesnya dan harus dilalui. Kalau kita bermimpi, maka yang realistis saja," tuturnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Sriwijaya FC, Persebaya tak Diperkuat Ilham Udin
Bola Indonesia 20 Januari 2015, 22:31
-
Kalahkan Persela, Arema ke Semifinal
Galeri 20 Januari 2015, 22:15 -
Lawan Sriwijaya FC, Persebaya Full Team
Bola Indonesia 20 Januari 2015, 22:12
-
Hadapi Sriwijaya FC, Persebaya Mainkan Bala dan Alvis
Bola Indonesia 20 Januari 2015, 22:02
-
Jelang Lawan Sriwijaya FC, Pemain Persebaya Makan-makan
Bola Indonesia 20 Januari 2015, 22:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR