Bola.net - Terseretnya nama Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam pusaran skandal pesta gol bunuh diri antara PSS Sleman dan PSIS Semarang membuat Amadeus Suropati jengah. Penyerang PBFC ini mengaku timnya bersih dari skandal seperti itu.
"Di sini, tiap pertandingan atau latihan kita selalu kerja keras. Banyak orang tak tahu, Ramadan kemarin, ketika tim-tim lain libur kita justru mengadakan pemusatan latihan (TC) selama tiga pekan," tukas Deus, sapaan karib Amadeus, pada Bola.net.
"Jadi, bisa dilihat bagaimana seriusnya kita mempersiapkan tim ini. Tapi, kalau ada orang mau bicara apa saja, itu hak mereka," sambungnya.
Nama Pusamania Borneo FC terseret skandal gol bunuh diri pada laga PSS Sleman dan PSIS Semarang. Kedua tim tersebut berebut kalah agar terhindar dari Pusamania pada babak Semifinal Divisi Utama.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Dengan kekalahan ini, PSIS menempati posisi runner-up klasemen akhir Grup 1 dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Mereka sukses menghindari Borneo FC, salah satu kandidat kuat juara Divisi Utama, yang juga menjadi runner-up Grup 2. (den/pra)
"Di sini, tiap pertandingan atau latihan kita selalu kerja keras. Banyak orang tak tahu, Ramadan kemarin, ketika tim-tim lain libur kita justru mengadakan pemusatan latihan (TC) selama tiga pekan," tukas Deus, sapaan karib Amadeus, pada Bola.net.
"Jadi, bisa dilihat bagaimana seriusnya kita mempersiapkan tim ini. Tapi, kalau ada orang mau bicara apa saja, itu hak mereka," sambungnya.
Nama Pusamania Borneo FC terseret skandal gol bunuh diri pada laga PSS Sleman dan PSIS Semarang. Kedua tim tersebut berebut kalah agar terhindar dari Pusamania pada babak Semifinal Divisi Utama.
Sebelumnya, lima gol bunuh diri tercipta pada Babak Delapan Besar Grup 1 Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Yogyakarta, Minggu (26/10). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan PSS Sleman dengan skor 3-2.
Pada laga tersebut, PSIS sempat unggul dua gol melalui gol-gol bunuh diri Agus Setyawan dan Hermawan Putra Jati. Namun, seolah ogah menang, Laskar Mahesa Jenar membalas mencetak tiga gol bunuh diri yang memberi kemenangan pada PSS Sleman. Dua gol bunuh diri PSIS dilakukan Komedi pada menit 90 dan 91. Sebelumnya, pada menit 89, M. Fadli membobol gawang timnya sendiri.
Dengan kekalahan ini, PSIS menempati posisi runner-up klasemen akhir Grup 1 dengan raihan 11 poin dari enam pertandingan. Mereka sukses menghindari Borneo FC, salah satu kandidat kuat juara Divisi Utama, yang juga menjadi runner-up Grup 2. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT Liga Indonesia Akan Gerak Cepat Usut Sepakbola Gajah
Bola Indonesia 28 Oktober 2014, 19:29
-
Penyerang Pusamania Borneo FC Bantah Timnya Diistimewakan
Bola Indonesia 28 Oktober 2014, 14:53
-
'Insiden Lima Gol Bunuh Diri Tindakan Primitif'
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 10:21
-
Walikota Solo Tuduh Keputusan Komdis PSSI Berbau Politis
Bola Indonesia 24 Oktober 2014, 14:21
-
Dilarang Gelar Sepakbola, Persis Solo Ajukan Protes ke PSSI
Bola Indonesia 24 Oktober 2014, 13:53
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR