Bola.net - Indonesia sedang marak dengan sejumlah orang yang membuka borok sepakbola nasional yang sudah terkontaminasi bandar judi. Meski diklaim ada, namun praktek pengaturan skor oleh bandar memang cukup sulit untuk dibuktikan.
Salah satu petinggi klub Persebaya 1927, Cholid Goromah membenarkan bahwa sepak terjang bandar memang ada di Indonesia. Cholid juga menjelaskan bahwa cengkraman bandar sepakbola lah yang membuat sejumlah klub yang minim dana, bisa hidup.
"Berapa klub ISL yang dipegang orang susah. Bagaimana mereka bisa mendapat uang Rp 30 miliar," ungkap Cholid. Ia juga menjelaskan bahwa bandar lah yang merusak sepakbola Indonesia. "Kalau tidak ada bandar, tidak mungkin kompetisi kita bisa carut marut," sambungnya.
Menurutnya, klub sepakbola harus dipegang oleh orang-orang yang berduit, atau orang yang bingung menghabiskan duitnya. "Yang pegang sepakbola harus orang yang berlebihan uangnya. Kalau orang yang setengah-setengah, tidak mungkin. Apalagi sepakbola ini baru melangkah menuju bisnis," tutupnya. [initial]
(faw/mac)
Salah satu petinggi klub Persebaya 1927, Cholid Goromah membenarkan bahwa sepak terjang bandar memang ada di Indonesia. Cholid juga menjelaskan bahwa cengkraman bandar sepakbola lah yang membuat sejumlah klub yang minim dana, bisa hidup.
"Berapa klub ISL yang dipegang orang susah. Bagaimana mereka bisa mendapat uang Rp 30 miliar," ungkap Cholid. Ia juga menjelaskan bahwa bandar lah yang merusak sepakbola Indonesia. "Kalau tidak ada bandar, tidak mungkin kompetisi kita bisa carut marut," sambungnya.
Menurutnya, klub sepakbola harus dipegang oleh orang-orang yang berduit, atau orang yang bingung menghabiskan duitnya. "Yang pegang sepakbola harus orang yang berlebihan uangnya. Kalau orang yang setengah-setengah, tidak mungkin. Apalagi sepakbola ini baru melangkah menuju bisnis," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 1927 Sebut Bandar Bola itu Nyata
Bola Indonesia 20 Juni 2015, 14:42
-
Kapolri Akui Belum Terima Data Terkait Pengaturan Pertandingan
Bola Indonesia 20 Juni 2015, 00:03
-
Diminta Bayar Rp50 Juta, Kemenpora Tolak Bukti Pengaturan Skor
Bola Indonesia 19 Juni 2015, 19:05
-
Djamal Aziz Bantah Abaikan Skandal Pengaturan Skor
Bola Indonesia 18 Juni 2015, 19:34
-
Menpora Dorong Aparat Hukum Dalami Dugaan Mafia Bola Timnas U-23
Bola Indonesia 18 Juni 2015, 16:02
LATEST UPDATE
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR