Bola.net - Di satu sisi, banyaknya pemain yang bergabung ke Tim Nasional membuat nama Persebaya melambung, tapi sisi lainnya juga merugikan. Kondisi pemain yang tak fit sepulang dari Timnas membuat manager-coach Rahmad Darmawan pusing.
Salah satu yang membuat Rahmad deg-degan adalah menunggu kabar mengenai satu pemain andalannya, Dedi Kusnandar yang memang kurang fit sepulang memperkuat Timnas Indonesia U-23. Namun minimnya stok gelandang bertahan membuat Rahmad memaksanya untuk turun.
Karena pada dasarnya kurang sehat, Dedi gagal bermain full time lawan PSM Makassar. Ia hanya turun 77 menit sebelum digantikan Vava Mario Yagalo. "Saya hanya berharap mudah-mudahan cederanya tak parah," ujar mantan pelatih Timnas U-23 ini.
Menurut Rahmad, ada dua kemungkinan jenis cedera yang dialami Dedi, yakni Grade 1 dan Grade 2. Jika Grade 1, Dedi hanya butuh istirahat maksimal sepekan. Namun jika Grade 2, masa istirahatnya bisa lebih panjang dari seminggu.
Sakit kepala Rahmad kian bertambah karena tandem Dedi di posisi gelandang bertahan, yakni Manahati Lestusen juga cedera. Sama halnya dengan Dedi, cedera yang didapat Manahati juga terjadi saat ia membela Timnas.
Apalagi Manahati mengikuti dua pemusatan Timnas sekaligus, yakni senior dan U-23. Saat Persebaya menang besar atas Juku Eja, Manahati hanya turun 44 menit atau kurang dari satu babak. Rahmad memprediksi cedera itu membuat Manahati beristirahat lebih panjang.
"Dia kemungkinan absen (lawan Persipura)," ujar Rahmad. Pertandingan kontra Persipura Jayapura akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/5) mendatang. [initial]
(faw/pra)
Salah satu yang membuat Rahmad deg-degan adalah menunggu kabar mengenai satu pemain andalannya, Dedi Kusnandar yang memang kurang fit sepulang memperkuat Timnas Indonesia U-23. Namun minimnya stok gelandang bertahan membuat Rahmad memaksanya untuk turun.
Karena pada dasarnya kurang sehat, Dedi gagal bermain full time lawan PSM Makassar. Ia hanya turun 77 menit sebelum digantikan Vava Mario Yagalo. "Saya hanya berharap mudah-mudahan cederanya tak parah," ujar mantan pelatih Timnas U-23 ini.
Menurut Rahmad, ada dua kemungkinan jenis cedera yang dialami Dedi, yakni Grade 1 dan Grade 2. Jika Grade 1, Dedi hanya butuh istirahat maksimal sepekan. Namun jika Grade 2, masa istirahatnya bisa lebih panjang dari seminggu.
Sakit kepala Rahmad kian bertambah karena tandem Dedi di posisi gelandang bertahan, yakni Manahati Lestusen juga cedera. Sama halnya dengan Dedi, cedera yang didapat Manahati juga terjadi saat ia membela Timnas.
Apalagi Manahati mengikuti dua pemusatan Timnas sekaligus, yakni senior dan U-23. Saat Persebaya menang besar atas Juku Eja, Manahati hanya turun 44 menit atau kurang dari satu babak. Rahmad memprediksi cedera itu membuat Manahati beristirahat lebih panjang.
"Dia kemungkinan absen (lawan Persipura)," ujar Rahmad. Pertandingan kontra Persipura Jayapura akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/5) mendatang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dejan Bantah PBR Tak Maksimal Lawan Sevilla
Bola Indonesia 22 Mei 2014, 23:55
-
Ini Tanggapan Unai Emery Tentang Sepinya Penonton
Bola Indonesia 22 Mei 2014, 23:51
-
Bola Indonesia 22 Mei 2014, 23:46

-
Review: Empat Gol Sevilla Bungkam Pelita Bandung Raya
Bola Indonesia 22 Mei 2014, 22:53
-
Diimbangi Persija, Pelatih Gresik United Kecewa
Bola Indonesia 22 Mei 2014, 22:15
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR