Bola.net - Persebaya Surabaya sukses menggunduli Batam FC lima gol tanpa balas di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/12). Namun pesta gol itu belum memuaskan pelatih Ibnu Grahan.
"Secara keseluruhan saya belum puas. Pressing dan transisi anak-anak kurang maksimal. Ada yang harus dibenahi terutama masalah koordinasi dan komunikasi," ujar Ibnu usai laga.
Pesta gol Persebaya dalam laga itu dimulai oleh berondongan dua gol sundulan Fernando Soler di babak pertama. Dua gol ini tercipta memanfaatkan crossing Mat Halil dan umpan set piece Mario Karlovic. Soler bisa saja mencetak hat-trick di babak kedua ini jika ia lebih tenang dalam menerima umpan Rendi Irawan. Skor 2-0 menutup jalannya babak pertama.
Di babak kedua, hampir semua pemain muda dan baru diturunkan Ibnu Grahan. Berbeda dengan tim yang diturunkan pada babak pertama, tim kali ini lebih terlihat Agresif.
Saat babak kedua baru berjalan delapan menit, Aris Alfiansyah memperlebar jarak menjadi 3-0. Skor kemudian berubah menjadi 4-0 ketika tendangan jarak jauh Aulia Ardhi menembus jala gawang Batam FC.
Bima Ragil yang sempat gagal mengeksekusi penalti akhirnya menjadi penutup pesta penta gol Bajul Ijo. Golnya di menit-menit akhir menebus kegagalan eksekusi penaltinya yang membentur tiang kanan gawang.
"Tim pertama kelihatan kurang agresif karena 9 pemain kita menguasai sepertiga lapangan. Beda dengan tim kedua yang bermain lebih terbuka," pungkas Ibnu saat ditanya perbedaan dua tim yang diturunkannya tersebut. (bola/dzi)
"Secara keseluruhan saya belum puas. Pressing dan transisi anak-anak kurang maksimal. Ada yang harus dibenahi terutama masalah koordinasi dan komunikasi," ujar Ibnu usai laga.
Pesta gol Persebaya dalam laga itu dimulai oleh berondongan dua gol sundulan Fernando Soler di babak pertama. Dua gol ini tercipta memanfaatkan crossing Mat Halil dan umpan set piece Mario Karlovic. Soler bisa saja mencetak hat-trick di babak kedua ini jika ia lebih tenang dalam menerima umpan Rendi Irawan. Skor 2-0 menutup jalannya babak pertama.
Di babak kedua, hampir semua pemain muda dan baru diturunkan Ibnu Grahan. Berbeda dengan tim yang diturunkan pada babak pertama, tim kali ini lebih terlihat Agresif.
Saat babak kedua baru berjalan delapan menit, Aris Alfiansyah memperlebar jarak menjadi 3-0. Skor kemudian berubah menjadi 4-0 ketika tendangan jarak jauh Aulia Ardhi menembus jala gawang Batam FC.
Bima Ragil yang sempat gagal mengeksekusi penalti akhirnya menjadi penutup pesta penta gol Bajul Ijo. Golnya di menit-menit akhir menebus kegagalan eksekusi penaltinya yang membentur tiang kanan gawang.
"Tim pertama kelihatan kurang agresif karena 9 pemain kita menguasai sepertiga lapangan. Beda dengan tim kedua yang bermain lebih terbuka," pungkas Ibnu saat ditanya perbedaan dua tim yang diturunkannya tersebut. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Gunduli Batam FC, Ibnu Belum Puas
Bola Indonesia 1 Desember 2012, 19:45
-
Walau Menang Persebaya Tetap Kecewa
Bola Indonesia 20 Juni 2012, 20:47
-
HT Review: Persebaya Sementara Ungguli Semen Padang
Bola Indonesia 20 Juni 2012, 16:57
-
Kartu Merah Dihapus, Halil Bisa Main Lawan Bontang FC
Bola Indonesia 11 Mei 2012, 10:00
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR