Bola.net - - Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman punya permintaan khusus kepada panpel Arema FC jelang duel pekan ke-24 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (06/10).
Djanur meminta agar tidak ada satu pun suporter yang masuk ke area teknis seperti area sentel ban saat pertandingan berlangsung. Sebab diyakini akan menganggu kenyamanan para penggawa Green Force.
Kasus suporter masuk ke area sentel ban pernah terjadi di Stadion Kanjuruhan ketika Arema FC menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-19. Bahkan pertandingan sempat tertunda akibat melubernya penonton di pinggir lapangan.
”Kalau saja penonton tidak sampai meluber ke dalam lapangan mungkin pemain akan nyaman-nyaman saja ,” kata Djadjang Nurdjaman dalam sesi jumpa pers.
”Tapi ketika penonton sampai di pinggir lapangan, itu mungkin situasinya akan lain. Harapan kami dari Persebaya itu tidak terjadi besok,” tegas mantan pelatih Persib Bandung ini.
Mengingat jumlah tiket terjual sebanyak 45 ribu lembar, bukan tidak mungkin kejadian pada saat melawan Persija kembali terulang. Mengingat jumlah tiket terjual jumlahnya lebih banyak.
”Itu yang lagi dibahas sekarang karena selesai tadi MCM [rapat koordinasi pertandingan] akan berlanjut dengan membicarakan hal ini,” tambahnya.
Dan jika kondisi itu masih terjadi di Stadion Kanjuruhan, kemungkinan besar Persebaya akan melakukan langkah-langkah sesuai yang diatur dalam regulasi Liga.
”Di regulasi sudah jelaskan tidak boleh ada satu pun yang masuk ke dalam lapangan, itu yang lagi dibahas. Jadi yang saya harapkan jangan sampai ada penonton yang ada di dalam lapangan,” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Tak Mau Diperlakukan Seperti Persija di Kanjuruhan
Bola Indonesia 6 Oktober 2018, 04:55
-
Pasca Ketok Palu Hukuman Persib-Persija, Pengurus PSSI Dapat Teror
Bola Indonesia 5 Oktober 2018, 10:45
-
Sanksi untuk 3 Pemain Persija Mulai Berlaku pada Pekan Depan
Bola Indonesia 4 Oktober 2018, 16:48
-
Berduka Bencana Palu, Gelandang Persija Sedih Kena Sanksi PSSI
Bola Indonesia 4 Oktober 2018, 11:59
-
Tim Pencari Fakta Kematian Haringga Menolak Komentari Hasil Komdis PSSI
Bola Indonesia 3 Oktober 2018, 19:44
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR