Bola.net - Cukup banyak pelatih asing yang meraih sukses ketika menangani tim-tim Indonesia. Namun hal itu tak menarik minat Persebaya. Dengan alasan prosedur yang lebih ribet, tim yang baru promosi ke Indonesia Super League (ISL) ini mengaku enggan memakai tenaga impor.
Jacksen F Tiago, Robert Rene Albert, Sergei Dubrovin, dan mendiang Miroslav Janu adalah sederet pelatih-pelatih asing yang pernah menangani tim di kompetisi Liga Indonesia. Soal prestasi, mereka termasuk yang sukses.
Sayangnya, banyaknya pelatih asing yang bertebaran di Indonesia tak membuat manajemen Persebaya tertarik. "Kalau ambil pelatih asing yang belum pernah di Indonesia, prosesnya terlalu ribet," ucap Diar Kusuma Putra, Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB).
Sebenarnya, manajemen sempat tertarik untuk memulangkan Jacksen ke Surabaya. Sebab, sebelum sukses di Persipura, pelatih asal Brasil ini meraih prestasi gemilang di Kota Pahlawan. Baik semasa menjadi pemain maupun pelatih.
Tapi Jacksen yang saat ini menangani Timnas Indonesia, memiliki keputusan lain. Ia memilih menukangi salah satu tim di China. "Jacksen nampaknya sudah punya pilihan lain. Kita hormati keputusannya," lanjut Diar.
Gagal merekrut Jacksen membuat manajemen hanya punya dua pilihan, yakni Rahmad Darmawan dan Aji Santoso. Status keduanya yang masih menukangi Timnas U-23 membuat langkah manajemen kembali menemui batu sandungan.
Meski begitu, Diar mengaku bahwa pihaknya sudah memiliki rencana cadangan. "Tentu saja ada plan-B. Tapi kami akan tetap berusaha dulu," tutup Diar. (faw/pra)
Jacksen F Tiago, Robert Rene Albert, Sergei Dubrovin, dan mendiang Miroslav Janu adalah sederet pelatih-pelatih asing yang pernah menangani tim di kompetisi Liga Indonesia. Soal prestasi, mereka termasuk yang sukses.
Sayangnya, banyaknya pelatih asing yang bertebaran di Indonesia tak membuat manajemen Persebaya tertarik. "Kalau ambil pelatih asing yang belum pernah di Indonesia, prosesnya terlalu ribet," ucap Diar Kusuma Putra, Direktur PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB).
Sebenarnya, manajemen sempat tertarik untuk memulangkan Jacksen ke Surabaya. Sebab, sebelum sukses di Persipura, pelatih asal Brasil ini meraih prestasi gemilang di Kota Pahlawan. Baik semasa menjadi pemain maupun pelatih.
Tapi Jacksen yang saat ini menangani Timnas Indonesia, memiliki keputusan lain. Ia memilih menukangi salah satu tim di China. "Jacksen nampaknya sudah punya pilihan lain. Kita hormati keputusannya," lanjut Diar.
Gagal merekrut Jacksen membuat manajemen hanya punya dua pilihan, yakni Rahmad Darmawan dan Aji Santoso. Status keduanya yang masih menukangi Timnas U-23 membuat langkah manajemen kembali menemui batu sandungan.
Meski begitu, Diar mengaku bahwa pihaknya sudah memiliki rencana cadangan. "Tentu saja ada plan-B. Tapi kami akan tetap berusaha dulu," tutup Diar. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Indonesia Diharap Tetap Mainkan 'Posession Football'
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 21:20
-
RD Puji Kualitas Kepelatihan Joko 'Gethuk" Susilo
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 20:13
-
Ultras Ingin Persegres Ikat Pelatih Lebih Bagus Dibanding Widodo
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 18:10
-
Sriwijaya FC Sukses Gaet Tiga Pemain Baru
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 17:49
-
Suporter Berharap Persegres Segera Bentuk Tim
Bola Indonesia 9 Oktober 2013, 17:06
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR