Keempat pemain tersebut berasal dari dua sumber. Dua nama awal, yaitu Roni Rosadi dan Rival Jandera adalah mantan pemain PS Bengkulu. Dua pemain ini sama-sama berusia 24 tahun. Kedua pemain ini sama-sama beroperasi di sektor pertahanan.
Sedangkan dua pemain lainnya merupakan jebolan tim PON Jatim, yakni Obet Choiri dan Erik Faisal. Selepas Jatim gagal lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (jabar) 2016, Obeth bermain untuk Persepam Pamekasan. Sedangkan Faisal ditampung Laga FC.
Manager Persegres, Bagoes Cahyo Yuwono punya alasan mengapa timnya mendatangkan pemain dari level di bawah ISC A. "Dengan waktu yang mepet seperti sekarang, memang tidak mungkin merekrut pemain yang sudah punya nama," ulas Bagoes.
Oleh sebab itu, manajemen menyuruh Liestiadi sebagai pelatih kepala untuk mendatangkan pemain muda. Ini tak lain karena manajemen ingin ada peremajaan skuat tua Persegres. Meski berasal dari level dua, Bagoes cukup yakin para pemain muda ini punya prospek bagus di masa mendatang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persegres Mulai Peremajaan Skuat
Bola Indonesia 25 Agustus 2016, 14:44
-
Persegres Berniat Rekrut Eks Persebaya
Bola Indonesia 25 Agustus 2016, 11:06
-
Persegres Wajib Menang Lawan Semen Padang
Bola Indonesia 23 Agustus 2016, 12:50
-
Persegres Jamin Tak Ada Pergantian Pelatih
Bola Indonesia 21 Agustus 2016, 19:55
-
Fans Persegres Desak Evaluasi Total
Bola Indonesia 21 Agustus 2016, 19:19
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR