Bola.net - Persibo Bojonegoro membantah anggapan ngototnya mereka berangkat ke Surabaya karena mengincar kemenangan poin WO (Win Over) atas Persebaya Surabaya di lanjutan Indonesian Premier League (IPL). Bagi mereka, menang WO adalah hal yang cukup memalukan.
"Akan sangat malu kalau kami memburu kemenangan WO dari Persebaya. Kami masih yakin pertandingan akan tetap terlaksana," tegas media officer Persibo, Iman Nurcahyo, Jumat (24/5).
Iman menjelaskan, timnya tetap berangkat karena memang belum ada pemberitahuan dari pihak Persebaya kalau pertandingan ini batal digelar. "Sampai saat ini belum ada pernyataan dari official mereka. Semuanya mungkin akan dibicarakan pada Technical Meeting besok. Makanya kami tetap berangkat," urainya.
Menurut Iman, Persibo pada dasarnya tak ingin pertandingan yang sejatinya partai tunda ini harus batal tergelar. "Ini kan sudah partai tunda. Semoga tidak ditunda atau batal. Persebaya masih punya 14 pemain atau lebih untuk bisa tetap bermain. Itu pun kalau beberapa pemainnya ingin mundur," katanya.
Terkait bubarnya tim Persebaya, ia berharap hal itu tak benar-benar terjadi. "Itu sangat buruk, karena dengan bubarnya satu tim tentu berdampak pada klub-klub lain. Semoga Persebaya tidak bubar dan pertandingan tetap berjalan sesuai rencana," pungkasnya. (fjr/mac)
"Akan sangat malu kalau kami memburu kemenangan WO dari Persebaya. Kami masih yakin pertandingan akan tetap terlaksana," tegas media officer Persibo, Iman Nurcahyo, Jumat (24/5).
Iman menjelaskan, timnya tetap berangkat karena memang belum ada pemberitahuan dari pihak Persebaya kalau pertandingan ini batal digelar. "Sampai saat ini belum ada pernyataan dari official mereka. Semuanya mungkin akan dibicarakan pada Technical Meeting besok. Makanya kami tetap berangkat," urainya.
Menurut Iman, Persibo pada dasarnya tak ingin pertandingan yang sejatinya partai tunda ini harus batal tergelar. "Ini kan sudah partai tunda. Semoga tidak ditunda atau batal. Persebaya masih punya 14 pemain atau lebih untuk bisa tetap bermain. Itu pun kalau beberapa pemainnya ingin mundur," katanya.
Terkait bubarnya tim Persebaya, ia berharap hal itu tak benar-benar terjadi. "Itu sangat buruk, karena dengan bubarnya satu tim tentu berdampak pada klub-klub lain. Semoga Persebaya tidak bubar dan pertandingan tetap berjalan sesuai rencana," pungkasnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Segrt Sempat Sembunyikan Cedera Kakinya
Bola Indonesia 24 Mei 2013, 20:00
-
Petar Baru Kembali ke Makassar Setelah KITAS-nya Beres
Bola Indonesia 24 Mei 2013, 19:33
-
Panpel Persebaya Tetap Siapkan 20 Ribu Tiket
Bola Indonesia 24 Mei 2013, 17:42
-
Persibo Malu Kalau Harus Menang WO Atas Persebaya
Bola Indonesia 24 Mei 2013, 14:26
-
Andik Curhat Tentang Persebaya di Twitter
Bola Indonesia 24 Mei 2013, 14:18
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR