Bola.net - Persipura Jayapura harus membagi perhatiannya. Yakni, antara lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim ini dan dua laga perempat final Piala AFC 2014.
Klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut akan melawan juara bertahan Kuwait SC. Laga leg pertama berlangsung di markas Kuwait SC, Rabu (19/8), dan leg kedua satu pekan kemudian di Stadion Mandala, Jayapura.
"Kami sekarang fokus persiapan menghadapi Piala AFC. Semoga keberuntungan, kerja sama, dan kesuksesan kita di ISL hingga ke Piala AFC bisa terus terjaga. Jadi, kita juga sukses di level pertandingan Internasional," ungkap Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago.
"Kita memang tidak tahu apa yang Tuhan berikan kepada kita nanti di Kuwait, tapi kita punya harapan besar. Kita akan kerja keras," sambungnya.
Lebih jauh dikatakan Jacksen, jika gagal meraih hasil positif di Kuwait, maka ia masih menaruh harapan dapat membawa Persipura ke semifinal.
"Kita punya satu pertandingan di Papua. Saya harap di Papua bisa menjadi partai penentu. Yang pasti ada 180 menit, dan bisa diperpanjang hingga penalti. Tapi saya juga mau kita bisa pulang dengan kemenangan dari Kuwait," tutur Jacksen.
Jacksen pun sengaja menyimpan beberapa pemain intinya saat melakoni laga melawan Persiba Balikpapan. Sebab dikatakannya, pemain tersebut tidak dalam kondisi 100 persen.
"Kita berpikir bijak, karena dengan kondisi lapangan seperti itu akan sangat riskan," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut akan melawan juara bertahan Kuwait SC. Laga leg pertama berlangsung di markas Kuwait SC, Rabu (19/8), dan leg kedua satu pekan kemudian di Stadion Mandala, Jayapura.
"Kami sekarang fokus persiapan menghadapi Piala AFC. Semoga keberuntungan, kerja sama, dan kesuksesan kita di ISL hingga ke Piala AFC bisa terus terjaga. Jadi, kita juga sukses di level pertandingan Internasional," ungkap Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago.
"Kita memang tidak tahu apa yang Tuhan berikan kepada kita nanti di Kuwait, tapi kita punya harapan besar. Kita akan kerja keras," sambungnya.
Lebih jauh dikatakan Jacksen, jika gagal meraih hasil positif di Kuwait, maka ia masih menaruh harapan dapat membawa Persipura ke semifinal.
"Kita punya satu pertandingan di Papua. Saya harap di Papua bisa menjadi partai penentu. Yang pasti ada 180 menit, dan bisa diperpanjang hingga penalti. Tapi saya juga mau kita bisa pulang dengan kemenangan dari Kuwait," tutur Jacksen.
Jacksen pun sengaja menyimpan beberapa pemain intinya saat melakoni laga melawan Persiba Balikpapan. Sebab dikatakannya, pemain tersebut tidak dalam kondisi 100 persen.
"Kita berpikir bijak, karena dengan kondisi lapangan seperti itu akan sangat riskan," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Persija-Persib Dapat Acungan Jempol Dari PT LI
Bola Indonesia 12 Agustus 2014, 21:39
-
Kontra Persik, Persita Turunkan Skuat Terbaik
Bola Indonesia 12 Agustus 2014, 21:30
-
Tantang Persik, Persita Tanpa Target Khusus
Bola Indonesia 12 Agustus 2014, 21:01
-
Bersama Sportradar, PSSI Gerak Cepat Perangi Match Fixing
Bola Indonesia 12 Agustus 2014, 20:11
-
Sportradar Akui Bekerjasama Dengan Interpol
Bola Indonesia 12 Agustus 2014, 19:55
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR