Bola.net - Ketua Umum PB PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), Bob Hasan menyarankan agar pesepakbola Indonesia memulai dasar dari cabang olahraga (cabor) atletik. Sehingga mendapatkan atlet yang memiliki lari kencang dan stamina di atas rata-rata.
"Pembinaan olahraga harus diubah. Kalau SD-SMP lebih baik atletik saja. Kalau SMA baru belajar olahraga permainan," ucap Bob. Bob kemudian membuka luka kekalahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia atas Filipina dengan skor 0-4.
"Kenapa kita kalah sama Filipina dengan 0-4? Karena kalau sepakbola kita perlu enam orang yang tinggi-tinggi. Kiper, dua bek dan tiga pemain di depan harus tinggi-tinggi," lanjut mantan Menteri Perdagangan dan Industri ini.
"Pembinaan harus ditata. Kalau dia atletik dulu, anak-anak bisa main bola 45 menit. Dan pada 45 kedua masih lari-lari," tutup pengusaha kelahiran Semarang ini. (faw/ada)
"Pembinaan olahraga harus diubah. Kalau SD-SMP lebih baik atletik saja. Kalau SMA baru belajar olahraga permainan," ucap Bob. Bob kemudian membuka luka kekalahan Tim Nasional (Timnas) Indonesia atas Filipina dengan skor 0-4.
"Kenapa kita kalah sama Filipina dengan 0-4? Karena kalau sepakbola kita perlu enam orang yang tinggi-tinggi. Kiper, dua bek dan tiga pemain di depan harus tinggi-tinggi," lanjut mantan Menteri Perdagangan dan Industri ini.
"Pembinaan harus ditata. Kalau dia atletik dulu, anak-anak bisa main bola 45 menit. Dan pada 45 kedua masih lari-lari," tutup pengusaha kelahiran Semarang ini. (faw/ada)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















KOMENTAR