Bola.net - Aksi mogok latihan yang dilakukan pemain PSM Makassar membuat Petar Segrt dilema. Pasalnya, ia tidak bisa memaksakan pemainnya untuk tetap latihan sementara hal mereka tidak dilunasi.
Sementara, Petar harus mempersiapkan timnya untuk laga penting selanjutnya karena akan menjamu dua tim kuat, Semen Padang (5 Mei) dan Pro Duta (8 Mei) di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.
"Pemain tetap tidak mau latihan. Saya sudah membujuk mereka tapi tetap masih menunggu sampai gaji mereka dilunasi," kata Petar.
"Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi yang pasti, kami sangat kehilangan banyak waktu penting dan energi untuk persiapan melawan Semen Padang dan Pro Duta," kata pelatih asal Kroasia itu.
Hal yang menyedihkan lagi, karena pemain bertekad tidak mau bertanding melawan Semen Padang dan Pro Duta jika gaji mereka tidak dilunasi. Hal ini membuat pelatih berusia 46 tahun itu pusing.
Jika PSM tidak bertanding, maka tim Ayam Jantan dari Timur kehilangan poin yang berarti perjuangan untuk bisa menembus empat besar di akhir musim kian berat.
Belum lagi target untuk menembus tiga besar sepertinya bakal memudar dengan kondisi tim seperti itu. Petar hanya berharap manajemen bisa segera melunasi gaji dan bonus pemain sehingga bisa fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi lawan-lawan selanjutnya. (nda/dzi)
Sementara, Petar harus mempersiapkan timnya untuk laga penting selanjutnya karena akan menjamu dua tim kuat, Semen Padang (5 Mei) dan Pro Duta (8 Mei) di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.
"Pemain tetap tidak mau latihan. Saya sudah membujuk mereka tapi tetap masih menunggu sampai gaji mereka dilunasi," kata Petar.
"Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi yang pasti, kami sangat kehilangan banyak waktu penting dan energi untuk persiapan melawan Semen Padang dan Pro Duta," kata pelatih asal Kroasia itu.
Hal yang menyedihkan lagi, karena pemain bertekad tidak mau bertanding melawan Semen Padang dan Pro Duta jika gaji mereka tidak dilunasi. Hal ini membuat pelatih berusia 46 tahun itu pusing.
Jika PSM tidak bertanding, maka tim Ayam Jantan dari Timur kehilangan poin yang berarti perjuangan untuk bisa menembus empat besar di akhir musim kian berat.
Belum lagi target untuk menembus tiga besar sepertinya bakal memudar dengan kondisi tim seperti itu. Petar hanya berharap manajemen bisa segera melunasi gaji dan bonus pemain sehingga bisa fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi lawan-lawan selanjutnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar: Kami Makin Kehilangan Banyak Waktu
Bola Indonesia 24 April 2013, 20:50
-
Pemain PSM Ancam Mogok Tanding Lawan Semen Padang dan Pro Duta
Bola Indonesia 24 April 2013, 20:03
-
Semangat Yang Buat Persiraja Mampu Tahan Persebaya
Bola Indonesia 24 April 2013, 19:33
-
Persebaya Beri Penghormatan Pada Lucky Acub Zaenal
Bola Indonesia 24 April 2013, 15:55
-
Polisi Siapkan 900 Personal Amankan Laga Persebaya
Bola Indonesia 24 April 2013, 14:37
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR