Bola.net - PSM Makassar berhasil menundukkan tamunya Arema Indonesia IPL di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia saat bentrok di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam. Tim Ayam Jantan dari Timur menang tipis 2-1.
Kedua gol PSM diborong Ilija Spasojevic, sedangkan gol semata wayang Arema diciptakan Putut di menit 90. Gol ini sempat memicu kemarahan pemain PSM karena dinilai terjadi pelanggaran sebelum bola masuk gawang.
Meski demikian, pelatih Petar Segrt menyimpan kebanggaan tersendiri. Pasalnya, ia mampu mengalahkan Arema yang dinilainya sebagai salah satu tim kuat di Indonesia.
“Bertahun-tahun PSM tidak pernah mengalahkan Arema dan malam ini kita bisa menundukkan mereka. Ini membuktikan bahwa kita bisa menang atas Arema,” ujar Petar.
Pelatih asal Kroasia itu juga memberikan apresiasi pada pemain yang berjuang selama 94 menit pertandingan. PSM pun tampil mendominasi jalannya laga dan nyaris tidak memberikan ruang bagi pemain Arema.
“Babak pertama kita pegang kendali dan menciptakan beberapa peluang tapi hanya membuahkan satu gol. Di menit-menit akhir pertandingan, kita lakukan kesalahan sehingga kecolongan,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Mengenai kinerja wasit, Petar mengaku Johandri sudah menjalankan tugasnya dengan baik, kecuali keputusannya mensahkan gol Arema. Petar juga menyoroti sikap tim tamu yang selalu saja memberikan tekanan pada wasit.
“Mereka terlalu banyak menekan wasit, seakan-akan berharap wasit harus menolong mereka,” kata mantan pelatih Bali Devata itu.
Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk Andi Oddang dkk. Petar pun optimistis bisa meraih hasil bagus di leg kedua yang akan digelar di Malang, 30 Mei mendatang.
“Selama ini kita sudah pelajari permainan Arema dan akhirnya kita bisa mengontrol permainan mereka, bahkan mengalahkan mereka. Itu berarti bahwa kita mengalami kemajuan dan saya yakin pemain juga akan tampil penuh semangat di leg kedua,” ujar Petar. (nda/dzi)
Kedua gol PSM diborong Ilija Spasojevic, sedangkan gol semata wayang Arema diciptakan Putut di menit 90. Gol ini sempat memicu kemarahan pemain PSM karena dinilai terjadi pelanggaran sebelum bola masuk gawang.
Meski demikian, pelatih Petar Segrt menyimpan kebanggaan tersendiri. Pasalnya, ia mampu mengalahkan Arema yang dinilainya sebagai salah satu tim kuat di Indonesia.
“Bertahun-tahun PSM tidak pernah mengalahkan Arema dan malam ini kita bisa menundukkan mereka. Ini membuktikan bahwa kita bisa menang atas Arema,” ujar Petar.
Pelatih asal Kroasia itu juga memberikan apresiasi pada pemain yang berjuang selama 94 menit pertandingan. PSM pun tampil mendominasi jalannya laga dan nyaris tidak memberikan ruang bagi pemain Arema.
“Babak pertama kita pegang kendali dan menciptakan beberapa peluang tapi hanya membuahkan satu gol. Di menit-menit akhir pertandingan, kita lakukan kesalahan sehingga kecolongan,” ungkap pelatih berusia 46 tahun itu.
Mengenai kinerja wasit, Petar mengaku Johandri sudah menjalankan tugasnya dengan baik, kecuali keputusannya mensahkan gol Arema. Petar juga menyoroti sikap tim tamu yang selalu saja memberikan tekanan pada wasit.
“Mereka terlalu banyak menekan wasit, seakan-akan berharap wasit harus menolong mereka,” kata mantan pelatih Bali Devata itu.
Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk Andi Oddang dkk. Petar pun optimistis bisa meraih hasil bagus di leg kedua yang akan digelar di Malang, 30 Mei mendatang.
“Selama ini kita sudah pelajari permainan Arema dan akhirnya kita bisa mengontrol permainan mereka, bahkan mengalahkan mereka. Itu berarti bahwa kita mengalami kemajuan dan saya yakin pemain juga akan tampil penuh semangat di leg kedua,” ujar Petar. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spaso Top Skor Sementara Piala Indonesia
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 21:30
-
Petar Segrt Bangga Bisa Kalahkan Arema
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 06:00
-
Dejan Antonic: Pertarungan Belum Selesai
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 23:15
-
Piala Indonesia: PSM Atasi Perlawanan Arema Indonesia
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 21:15
-
Petar: Tidak Bagus Menekan Wasit Sebelum Laga
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 09:00
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR