Bola.net - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, tidak pernah berhenti untuk menyuarakan keadilan. Pelatih asal Kroasia ini kembali menyoroti PSSI berkaitan dengan sanksi terhadap pemain dan klub.
Petar menyoroti Arema Indonesia IPL dan Persiraja Banda Aceh yang tetap memainkan pemainnya padahal mereka mendapat hukuman dari PSSI. Pemain yang dimaksud adalah dua skuad Arema yaitu Hermawan dan Eka Hera, serta kapten Persiraja, Abdoulaye Djibril.
Hermawan dan Eka masing-masing didenda Rp 50 juta dan larangan tampil tiga pertandingan. Sedangkan Djibril mendapat kartu merah ketika mengasari Ilija Spasojevic di Makassar.
Tetapi, saat kedua tim bersua dalam lanjutan IPL di Malang dan dimenangkan Arema dengan skor 2-1, ketiga pemain tersebut ternyata ikut tampil. Hal ini yang membuat Petar heran karena kedua klub sepertinya sudah tidak mengikuti aturan dari PSSI.
Petar meminta keadilan PSSI karena sebelumnya Spaso dilarang membela timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia melawan Arema Indonesia. Petar tidak bisa menerima keputusan tiga pemain itu boleh dimainkan.
"PSM mengikuti aturan PSSI dengan tidak memainkan Spaso saat melawan Arema di Piala Indonesia karena PSSI melarang. Tapi kenapa PSSI dan PT LPIS sepertinya tutup mata dan membolehkan tiga pemain itu bermain? Mereka itu dihukum jadi seharusnya tidak boleh main," kecam Petar.
"Pemain yang kena kartu merah dan diskorsing tapi masih dimainkan, harusnya klub bersangkutan kalah. Itu aturan sepakbola di seluruh dunia. Saya hanya ingin melihat sepak bola Indonesia maju," kata Petar. (nda/end)
Petar menyoroti Arema Indonesia IPL dan Persiraja Banda Aceh yang tetap memainkan pemainnya padahal mereka mendapat hukuman dari PSSI. Pemain yang dimaksud adalah dua skuad Arema yaitu Hermawan dan Eka Hera, serta kapten Persiraja, Abdoulaye Djibril.
Hermawan dan Eka masing-masing didenda Rp 50 juta dan larangan tampil tiga pertandingan. Sedangkan Djibril mendapat kartu merah ketika mengasari Ilija Spasojevic di Makassar.
Tetapi, saat kedua tim bersua dalam lanjutan IPL di Malang dan dimenangkan Arema dengan skor 2-1, ketiga pemain tersebut ternyata ikut tampil. Hal ini yang membuat Petar heran karena kedua klub sepertinya sudah tidak mengikuti aturan dari PSSI.
Petar meminta keadilan PSSI karena sebelumnya Spaso dilarang membela timnya pada laga leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia melawan Arema Indonesia. Petar tidak bisa menerima keputusan tiga pemain itu boleh dimainkan.
"PSM mengikuti aturan PSSI dengan tidak memainkan Spaso saat melawan Arema di Piala Indonesia karena PSSI melarang. Tapi kenapa PSSI dan PT LPIS sepertinya tutup mata dan membolehkan tiga pemain itu bermain? Mereka itu dihukum jadi seharusnya tidak boleh main," kecam Petar.
"Pemain yang kena kartu merah dan diskorsing tapi masih dimainkan, harusnya klub bersangkutan kalah. Itu aturan sepakbola di seluruh dunia. Saya hanya ingin melihat sepak bola Indonesia maju," kata Petar. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sering Kritik PSSI, Petar Siap Kontraknya Tak Diperpanjang
Bola Indonesia 8 Juni 2012, 21:02
-
Boikot, Arema IPL Tak Gentar Ancaman Sanksi
Bola Indonesia 8 Juni 2012, 17:03
-
Petar Segrt Lagi-Lagi Kritik PSSI
Bola Indonesia 8 Juni 2012, 16:35
-
Sriwijaya FC Sambut Baik Perdamaian PSSI-KPSI
Bola Indonesia 8 Juni 2012, 13:40
-
APPI Sebut Masih Banyak Klub Belum Gaji Pemain
Bola Indonesia 8 Juni 2012, 10:45
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR