Bola.net - Petar Segrt memutuskan mundur sebagai pelatih PSM Makassar. Petar akhirnya menyerah dan tidak tahan dengan kondisi PSM yang tidak berubah dalam setahun terakhir ini.
Masalah finansial memang membuat kondisi PSM menjadi kacau. Gaji pemain sering telat dibayarkan, imbasnya, pemain mogok latihan.
Hal ini sangat disesalkan Petar. Karena, sebagai pelatih profesional, dia merasa hal tersebut sudah tidak baik untuk pemain. Puncaknya, saat pemain tidak latihan selama 20 hari. Gara-gara manajemen belum bisa membayar gaji pemain selama dua bulan.
Hari ini, Selasa (12/6) pagi, saat pemain memutuskan kembali latihan setelah manajemen berjanji akan bayarkan gajinya, Petar yang mengenakan kostum hitam, memberikan pengumuman yang mengejutkan. Sebelum latihan di mulai di Lapangan Karebosi, ia mengumpulkan pemainnya dan berbicara sekitar 30 menit. Ia menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak menjadi pelatih lagi.
"Sekarang sudah tidak profesional. Saya kecewa dengan kondisi ini, pemain tidak latihan 20 hari, manajemen tidak bayar gaji. Makanya, saya memutuskan berhenti," kata kepada wartawan sambil meninggalkan lapangan.
Keputusan ini jelas membuat pemain dan dua asistennya Imran Amrullah dan Anshar Abdullah terkejut. Meski tetap melanjutkan latihan, tapi terlihat latihan tidak berjalan lebih ceria seperti biasanya. Dengan keputusan ini PSM akan melakoni laga away melawan Persebaya Surabaya di Stadion 10 November, Kamis (13/6) tanpa didampingi Petar. (nda/mac)
Masalah finansial memang membuat kondisi PSM menjadi kacau. Gaji pemain sering telat dibayarkan, imbasnya, pemain mogok latihan.
Hal ini sangat disesalkan Petar. Karena, sebagai pelatih profesional, dia merasa hal tersebut sudah tidak baik untuk pemain. Puncaknya, saat pemain tidak latihan selama 20 hari. Gara-gara manajemen belum bisa membayar gaji pemain selama dua bulan.
Hari ini, Selasa (12/6) pagi, saat pemain memutuskan kembali latihan setelah manajemen berjanji akan bayarkan gajinya, Petar yang mengenakan kostum hitam, memberikan pengumuman yang mengejutkan. Sebelum latihan di mulai di Lapangan Karebosi, ia mengumpulkan pemainnya dan berbicara sekitar 30 menit. Ia menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak menjadi pelatih lagi.
"Sekarang sudah tidak profesional. Saya kecewa dengan kondisi ini, pemain tidak latihan 20 hari, manajemen tidak bayar gaji. Makanya, saya memutuskan berhenti," kata kepada wartawan sambil meninggalkan lapangan.
Keputusan ini jelas membuat pemain dan dua asistennya Imran Amrullah dan Anshar Abdullah terkejut. Meski tetap melanjutkan latihan, tapi terlihat latihan tidak berjalan lebih ceria seperti biasanya. Dengan keputusan ini PSM akan melakoni laga away melawan Persebaya Surabaya di Stadion 10 November, Kamis (13/6) tanpa didampingi Petar. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Qifly Tamarah Absen Lawan Persebaya
Bola Indonesia 11 Juni 2013, 20:35
-
PSM Makassar Masih Krisis Striker
Bola Indonesia 11 Juni 2013, 19:45
-
Lawan Persebaya, Imran Lanjutkan Taktik Petar Segrt
Bola Indonesia 11 Juni 2013, 19:30
-
Untuk Sementara, PSM Ditangani Imran dan Anshar
Bola Indonesia 11 Juni 2013, 19:00
-
Ibnu Termotivasi Kemenangan di Ternate
Bola Indonesia 11 Juni 2013, 11:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia 8 Juli 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:57
-
Berikan Saja Bolanya ke Erling Haaland
Piala Dunia 6 Juli 2026, 20:38
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR