
Bola.net - Keputusan mengejutkan diambil mantan gelandang Timnas Indonesia, Zulfiandi. Pemain yang terakhir kali memperkuat Madura United itu memutuskan untuk istirahat sementara dari dunia sepak bola.
Sejak kontraknya tidak diperpanjang Madura United pada akhir musim lalu, Zulfiandi tidak kunjung bergabung dengan klub lain hingga BRI Liga 1 dan Liga 2 pada musim ini dimulai.
Padahal, Zulfiandi diminati oleh Persiraja Banda Aceh untuk berkompetisi di Liga 2, klub yang berbasis tidak jauh dari kampung halamannya di Bireun, Provinsi Aceh.
"Bismillah, sebelumnya saya mengucapkan permintaan maaf kepada teman-teman yang sempat chat saya via direct message Instagram," ujar Zulfiandi lewat akun Instagramnya, @zulfiandi_, Selasa (12/9/2023).
Dapat Tawaran dari Klub BRI Liga 1 dan Liga 2

"Karena satu alasan dan lain hal, qodarullah saya belum sempat membalas satu per satu direct message dari teman-teman. Oleh karena itu, saya izin menyampaikannya di sini," jelas Zulfiandi.
"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang selama ini sudah bertanya tentang karier sepak bola saya. Saya anggap itu adalah suatu bentuk kepedulian dan perhatian teman-teman kepada saya," imbuhnya.
Zulfiandi bukan tidak laku. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku mendapatkan tawaran dari klub BRI Liga 1 dan Liga 2. Namun, ia lebih memilih untuk menjalankan tugas mulia, menjaga ibunya yang sakit.
Ungkapan Zulfiandi

"Alhamdulillah, tawaran kerja sama itu ada kepada saya baik dari BRI Liga 1 maupun Liga 2. Namun, qodarullah, untuk saat ini saya memutuskan berhenti dari karier sepak bola karena beberapa alasan," ujar Zulfiandi.
"Di antaranya yaitu karena kondisi ibu saya yang sedang sakit. Tentunya sebagai anak, saya ingin memberikan bakti terbaik untuk beliau. Sebab yang namanya usia, kita tidak tahu sampai kapan."
"Bentuk bakti yang bisa saya lakukan saat ini adalah dengan merawat dan mendampingi beliau. Alasan lainnya saat ini saya sedang menikmati momen bersama anak-anak saya."
"Seperti antar jemput sekolah, menyaksikan tumbuh kembang mereka, dan bermain bersama mereka. Alhamdulillah, kesempatan seperti ini bagi saya adalah suatu kenikmatan dari Allah SWT," tutur Zulfiandi.
2 Cedera Parah dalam 3 Tahun

Nama Zulfiandi meroket ketika berhasil membawa timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013. Pemain kelahiran 17 Juli 1995 ini juga menjadi langganan timnas U-23 pada 2015-2019 dan Timnas Indonesia pada 2018-2019.
Penampilan terakhir Zulfiando bersama Timnas Indonesia terjadi ketika melawan Timnas Uni Emirat Arab (UEA) pada 10 Oktober 2019 atau nyaris empat tahun yang lalu.
Zulfiandi pernah mengalami dua cedera parah dalam tiga tahun terakhir bersama Madura United. Pertama, ia harus operasi untuk memulihkan masalah di lututnya pada Maret 2020 yang membuatnya harus absen selama berbulan-bulan.
Saling Menghargai

Kedua, Zulfiandi kembali berkutat dengan cedera lutut yang memaksanya naik ke meja bedah pada September 2021. Ia baru comeback ke Madura United pada Maret 2022 alias menepi selama denam bulan.
"Tentunya setiap orang memiliki prinsip yang berbeda-beda, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa saling menghargai satu dengan yang lainnya," imbuh Zulfiandi.
"Tak lupa sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua.Semoga kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan semoga Allah SWT mudahkan segala urusan kita semua. Aamiin allahumma aamiin," ungkap Zulfiandi menutup.
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Hendry Wibowo) 13 September 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Naturalisasi di Kualifikasi Piala Asia U-23
Tim Nasional 14 September 2023, 14:47
-
6 Pemain Timnas U-23 yang Bisa jadi Andalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tim Nasional 14 September 2023, 13:20
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR