
Bola.net - Manajemen tim sepakbola PON Jatim Bambang Pramukantoro akan memohon kebijakan Aji Santoso terkait pemain mereka di Timnas U-22.
Aji beberapa waktu lalu menegaskan akan menerapkan proses promosi degradasi di tubuh Garuda Muda. Ia akan menjaring pemain-pemain baru dari ISL dan PON Riau September nanti. Sehingga pemain yang masuk skuad utama di AFC U-22 Pekanbaru lalu bisa saja terdepak.
Tak mau Fandi Eko Utomo dan Bima Ragil tersingkir, PON Jatim akan memohon pengertian pada Aji. Pasalnya, dua pemain tersebut melakukan try out bersama PON Jatim di Vietnam 20-27 Juli lalu. Sehingga tak bisa ikut berkumpul dengan Timnas U-22 yang berada di Jakarta sejak Senin lalu untuk persiapan Java Cup.
"Kita akan terus koordinasi dengan Aji Santoso terkait nasib mereka," ujar Bambang.
Manajer PON Jatim ini beralasan bahwa kedua pemainnya tersebut memang absen di Jakarta. Namun mereka berdua tetap ikut berlatih dan bertanding di Vietnam.
Berbeda dengan beberapa penggawa Timnas U-22 yang absen karena urusan keluarga. Seperti Hendra Bayauw yang urung bergabung karena adiknya khitanan.
Bambang membantah kalau status Aji Santoso sebagai Direktur Teknik tim PON jatim akan meluluskan keinginan mereka. "Aji yang saya tahu profesional. Ia memilih pemain berdasarkan talenta," tandasnya. (fjr/end)
Aji beberapa waktu lalu menegaskan akan menerapkan proses promosi degradasi di tubuh Garuda Muda. Ia akan menjaring pemain-pemain baru dari ISL dan PON Riau September nanti. Sehingga pemain yang masuk skuad utama di AFC U-22 Pekanbaru lalu bisa saja terdepak.
Tak mau Fandi Eko Utomo dan Bima Ragil tersingkir, PON Jatim akan memohon pengertian pada Aji. Pasalnya, dua pemain tersebut melakukan try out bersama PON Jatim di Vietnam 20-27 Juli lalu. Sehingga tak bisa ikut berkumpul dengan Timnas U-22 yang berada di Jakarta sejak Senin lalu untuk persiapan Java Cup.
"Kita akan terus koordinasi dengan Aji Santoso terkait nasib mereka," ujar Bambang.
Manajer PON Jatim ini beralasan bahwa kedua pemainnya tersebut memang absen di Jakarta. Namun mereka berdua tetap ikut berlatih dan bertanding di Vietnam.
Berbeda dengan beberapa penggawa Timnas U-22 yang absen karena urusan keluarga. Seperti Hendra Bayauw yang urung bergabung karena adiknya khitanan.
Bambang membantah kalau status Aji Santoso sebagai Direktur Teknik tim PON jatim akan meluluskan keinginan mereka. "Aji yang saya tahu profesional. Ia memilih pemain berdasarkan talenta," tandasnya. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PON Jatim Harap Kebijaksanaan Aji Santoso
Bola Indonesia 28 Juli 2012, 12:45
-
Aji Santoso Liburkan Timnas U-22 Hingga PON Usai
Tim Nasional 28 Juli 2012, 11:50
-
Hari Ini Andik dan Fasta Berangkat ke Java Cup
Tim Nasional 24 Juli 2012, 09:10
-
Tim Nasional 23 Juli 2012, 12:09

-
Fasta Berharap Diturunkan Ketika Menghadapi QPR
Bola Indonesia 20 Juli 2012, 13:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR