Bola.net - Sebanyak 43 pesepakbola remaja mengikuti seleksi masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) di Purwakarta. Sejak Selasa (11/08), selama tiga hari, lulusan SLTA dari berbagai daerah akan bersaing mengisi 24 slot yang tersedia.
Dalam seleksi tersebut, terdapat nama-nama yang sudah sempat memiliki pengalaman lebih di lapangan hijau macam Rahmat yang pernah masuk tim Persib U-21. Selain itu juga ada Arisandi yang merupakan lulusan SMA Ragunan, Mahdan Kurniawan yang jebolan PPLP Medan dan Yusuf Rahmadani dari Diklat Pertamina.
Proses seleksi berlangsung pagi dan sore di Stadion Purnawarman, Purwakarta. Seleksi dipimpin oleh Maman Suryaman, pelatih berlisensi A AFC yang pernah menangani Persiraja Banda Aceh dan timnas U16.
"Kami tidak sekadar melihat fisik dan skill pemain. Kami juga melihat tingkat kecerdasannya di dalam dan luar lapangan," Maman mengungkapkan.
"Soalnya, mereka kan harus siap juga menghadapi beratnya pendidikan sebagai mahasiswa," sambung pelatih asal Bekasi ini.
Kendati baru dibentuk, Maman mengaku sudah mendapat banyak undangan untuk membawa timnya ke berbagai turnamen. "Tapi kami harus benar-benar selektif dan sekarang lebih fokus ke pembentukan tim dulu," kata Maman lagi.
PPLM sendiri merupakan program binaan Kemenpora di bidang olahraga. Selama di PPLM, para pemain rencananya akan mengikuti perkuliahan khusus di bawah naungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
"Supaya para alumnus PPLP -tingkat SLTA- memiliki wadah jika ingin melanjutkan karier sepakbolanya tapi bisa sekaligus menempuh pendidikan tinggi," kata Rd. Isnanta, Asisten Deputi Sentra Keolahragaan Kemenpora.
"Nota kesepahamannya sedang disiapkan. Tapi kami juga menyiapkan alternatif kerjasama dengan kampus lain," tandasnya. (den/asa)
Dalam seleksi tersebut, terdapat nama-nama yang sudah sempat memiliki pengalaman lebih di lapangan hijau macam Rahmat yang pernah masuk tim Persib U-21. Selain itu juga ada Arisandi yang merupakan lulusan SMA Ragunan, Mahdan Kurniawan yang jebolan PPLP Medan dan Yusuf Rahmadani dari Diklat Pertamina.
Proses seleksi berlangsung pagi dan sore di Stadion Purnawarman, Purwakarta. Seleksi dipimpin oleh Maman Suryaman, pelatih berlisensi A AFC yang pernah menangani Persiraja Banda Aceh dan timnas U16.
"Kami tidak sekadar melihat fisik dan skill pemain. Kami juga melihat tingkat kecerdasannya di dalam dan luar lapangan," Maman mengungkapkan.
"Soalnya, mereka kan harus siap juga menghadapi beratnya pendidikan sebagai mahasiswa," sambung pelatih asal Bekasi ini.
Kendati baru dibentuk, Maman mengaku sudah mendapat banyak undangan untuk membawa timnya ke berbagai turnamen. "Tapi kami harus benar-benar selektif dan sekarang lebih fokus ke pembentukan tim dulu," kata Maman lagi.
PPLM sendiri merupakan program binaan Kemenpora di bidang olahraga. Selama di PPLM, para pemain rencananya akan mengikuti perkuliahan khusus di bawah naungan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
"Supaya para alumnus PPLP -tingkat SLTA- memiliki wadah jika ingin melanjutkan karier sepakbolanya tapi bisa sekaligus menempuh pendidikan tinggi," kata Rd. Isnanta, Asisten Deputi Sentra Keolahragaan Kemenpora.
"Nota kesepahamannya sedang disiapkan. Tapi kami juga menyiapkan alternatif kerjasama dengan kampus lain," tandasnya. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PPLM Gelar Seleksi di Purwakarta
Bola Indonesia 13 Agustus 2015, 21:01
-
Indonesia Harus Ikuti Perkembangan Sepakbola Modern
Bola Indonesia 5 September 2012, 15:35
-
Pelatih Timnas U-14 Berguru ke Vietnam
Tim Nasional 27 Agustus 2012, 14:20
-
Dikaitkan Dengan Persib, Maman Suryaman Santai
Bola Indonesia 30 Juli 2012, 21:06
-
Timnas U-14 Andalkan Kolektivitas di AFC Cup U-14
Tim Nasional 14 Mei 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Juventus Gagal Tikung Tottenham dalam Perburuan Andy Robertson
Liga Inggris 28 Mei 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR