
Bola.net - Ditolaknya gugatan PT LPIS dan beberapa pihak lain oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tak membuat Pro Duta keder. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- mengaku optimistis terkait nasib gugatan mereka via CAS.
"Kita tetap optimistis tentang gugatan kita di CAS," ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono, pada Bola.net.
"Namun, kita jangan berandai-andai dulu dan harus siap apapun putusan mereka. CAS tidak seperti yang kita duga," sambungnya.
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI," ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Pro Duta gagal bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2014 ini. Mereka disebut tak memiliki stadion layak untuk dijadikan kadang selama musim kompetisi. Alhasil, mereka gagal mendapat lisensi klub pro, yang merupakan tiket bermain di kasta tertinggi.
Selain tak memiliki stadion yang layak, konon alasan tak diloloskannya Pro Duta tak lepas dari tudingan pengaturan pertandingan mereka di fase playoff kompetisi Indonesian Premier League musim lalu. Tudingan ini dilontarkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 silam. (den/dzi)
"Kita tetap optimistis tentang gugatan kita di CAS," ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono, pada Bola.net.
"Namun, kita jangan berandai-andai dulu dan harus siap apapun putusan mereka. CAS tidak seperti yang kita duga," sambungnya.
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI," ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Pro Duta gagal bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2014 ini. Mereka disebut tak memiliki stadion layak untuk dijadikan kadang selama musim kompetisi. Alhasil, mereka gagal mendapat lisensi klub pro, yang merupakan tiket bermain di kasta tertinggi.
Selain tak memiliki stadion yang layak, konon alasan tak diloloskannya Pro Duta tak lepas dari tudingan pengaturan pertandingan mereka di fase playoff kompetisi Indonesian Premier League musim lalu. Tudingan ini dilontarkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 silam. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pro Duta Optimistis Gugatan Mereka Bakal Dimenangkan CAS
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 21:09
-
Arema Indonesia Kembali Ajukan Gugatan Via CAS
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 20:20
-
Pasca Operasi Hidung, Costas Bakal Pakai Topeng
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 19:23
-
Gresik United Cari Pengganti Dutra
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 18:18
-
Permalukan Persija, Suharno Salut ke Aremania
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 10:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR