
Bola.net - PSIS Semarang belum merespons surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) ihwal permintaan masukan. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut masih perlu mendiskusikan dengan jajaran manajemen.
Dalam surat bernomor 183/LIB-COR/IV/2020, LIB meminta masukan kepada klub Liga 1 dan Liga 2 terkait kelanjutan kompetisi. Nantinya, masukan dari peserta akan menjadi rujukan dalam mengambil keputusan.
"Kami belum (memberi masukan), minggu depan baru kirim," kata CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, kepada Bola.net, Sabtu (2/5/2020).
Kelanjutan kompetisi memang masih menjadi tanda tanya, mengingat kasus Covid-19 di Indonesia kian bertambah. Sementara itu, tenggat penghentian kompetisi akan berakhir bulan ini.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Masih Libur

Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut mengatakan bahwa manajemen masih akan membicarakan usulan yang akan disampaikan kepada LIB. Namun, itu baru bisa dilakukan pekan depan.
Sebab, menurut pria yang juga menjabat sebagai anggota komite eksekutif PSSI tersebut, jajaran manajemen masih libur.
"Lagi pada libur. Baru pada kumpul Senin," tandas anggota DPR RI tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIS Belum Merespons Surat LIB Terkait Permintaan Masukan
Bola Indonesia 2 Mei 2020, 21:56
-
PT LIB Perlu Gelar RUPS Agar tak Kehilangan Sponsor
Bola Indonesia 29 April 2020, 14:27
-
Kompetisi Dihentikan, Penyerang PSIS Punya Usaha Sampingan
Bola Indonesia 29 April 2020, 09:16
-
Jaga Kondisi Sambil Berpuasa, Hari Nur Pilih Jogging Hingga Bersepeda
Bola Indonesia 29 April 2020, 01:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
























KOMENTAR