
Bola.net - Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) masih berupaya untuk mencarikan dana untuk membayar gaji pemain yang sudah tertunggak selama 1,5 bulan. CEO PT PSM, Rully Habibie, mengatakan bahwa kondisi krisis finansial turut dipengaruhi ketidakjelasan dan keseriusan penyelenggara menjalankan IPL.
Hal ini tentu imbas dari hasil KLB PSSI beberapa waktu lalu. Pasalnya, banyak klub, khususnya peserta IPL, yang bertanya-tanya tentang status klub masing-masing di masa yang akan datang. Karena itu, kata Rully, hal itu sangat mengganggu kegiatan serta aktivitas management dan tim.
Menurut Rully, pihak penyelenggara kurang serius menjalankan liga. Salah satunya adalah janji tentang siaran televisi untuk pertandingan IPL.
"Di awal, kami selalu mendengar bahwa pihak operator liga telah berhasil menggandeng sebuah perusahaan media olahraga terbesar di dunia sebagai media partner atau lebih jelasnya sebagai TV partner. ESPN dan Fox Sports sebagai contohnya. Namun hingga liga berjalan, jangankan TV tersebut, kerjasama dengan TV Nasional pun tidak terlihat progresnya," kata Rully.
"Kami dari PSM sangat ingin Sepakbola Indonesia menjadi sebuah industri. Tanpa adanya siaran TV akan sulit menuju ke sana. Dan pada akhirnya semakin sulit bagi klub untuk menjual dan bekerjasama dengan sponsor-sponsor besar," lanjutnya.
Bukan hanya PSM, klub-klub lain juga mempertanyakan hal tersebut. Mereka juga mulai menyinggung revenue sharing dari LPIS yang pernah dijanjikan sebelumnya.
Selain itu, Rully juga menyayangkan banyaknya isu yang beredar bahwa liga tidak akan berakhir sesuai jadwal. Karena itu semakin memperburuk posisi klub di mata sponsor.
"Karena itu kami meminta operator liga tegas dalam hal ini agar tidak semakin merugikan klub. Agar tetap dapat bertahan dan menyelesaikan kompetisi hingga akhir musim, mau tidak mau akan dilakukan efisiensi budget," tuturnya.
"Kami semua termasuk manajemen, pelatih, pemain bekerja keras dan melakukan yang terbaik untuk PSM. Kami juga sangat membutuhkan dukungan suporter untuk terus memberikan semangat dan mengawal tim khususnya di masa-masa sulit seperti ini," ujarnya. (nda/mac)
Hal ini tentu imbas dari hasil KLB PSSI beberapa waktu lalu. Pasalnya, banyak klub, khususnya peserta IPL, yang bertanya-tanya tentang status klub masing-masing di masa yang akan datang. Karena itu, kata Rully, hal itu sangat mengganggu kegiatan serta aktivitas management dan tim.
Menurut Rully, pihak penyelenggara kurang serius menjalankan liga. Salah satunya adalah janji tentang siaran televisi untuk pertandingan IPL.
"Di awal, kami selalu mendengar bahwa pihak operator liga telah berhasil menggandeng sebuah perusahaan media olahraga terbesar di dunia sebagai media partner atau lebih jelasnya sebagai TV partner. ESPN dan Fox Sports sebagai contohnya. Namun hingga liga berjalan, jangankan TV tersebut, kerjasama dengan TV Nasional pun tidak terlihat progresnya," kata Rully.
"Kami dari PSM sangat ingin Sepakbola Indonesia menjadi sebuah industri. Tanpa adanya siaran TV akan sulit menuju ke sana. Dan pada akhirnya semakin sulit bagi klub untuk menjual dan bekerjasama dengan sponsor-sponsor besar," lanjutnya.
Bukan hanya PSM, klub-klub lain juga mempertanyakan hal tersebut. Mereka juga mulai menyinggung revenue sharing dari LPIS yang pernah dijanjikan sebelumnya.
Selain itu, Rully juga menyayangkan banyaknya isu yang beredar bahwa liga tidak akan berakhir sesuai jadwal. Karena itu semakin memperburuk posisi klub di mata sponsor.
"Karena itu kami meminta operator liga tegas dalam hal ini agar tidak semakin merugikan klub. Agar tetap dapat bertahan dan menyelesaikan kompetisi hingga akhir musim, mau tidak mau akan dilakukan efisiensi budget," tuturnya.
"Kami semua termasuk manajemen, pelatih, pemain bekerja keras dan melakukan yang terbaik untuk PSM. Kami juga sangat membutuhkan dukungan suporter untuk terus memberikan semangat dan mengawal tim khususnya di masa-masa sulit seperti ini," ujarnya. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Menangi Derby Malang, Abdurrahman Gurning Bangga
Bola Indonesia 29 April 2013, 19:16
-
Hadapi Arema, Para Penggawa Persema Sempat Nervous
Bola Indonesia 29 April 2013, 19:06
-
Manajemen Persibo Jawab Tuntutan Boromania
Bola Indonesia 29 April 2013, 16:25
-
PSM Kesulitan Gaet Sponsor Tanpa Siaran Live TV
Bola Indonesia 29 April 2013, 11:05
-
Persebaya Libur Latihan Dua Hari
Bola Indonesia 29 April 2013, 09:08
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR