Bola.net - Manajemen Arema Indonesia IPL bukan hanya menolak tudingan PSM Makassar, yang mengatakan klub berlogo kepala singa itu main curang dalam usaha mengalahkan PSM. Mereka juga menyarankan pada kubu PSM untuk melakukan introspeksi.
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, PSM Makassar tidak bisa demikian saja menuding Arema curang, dengan menggunakan pemain haram misalnya. Padahal, sambung pria yang karib disapa Nunun ini, PSM juga melakukan hal yang sama.
"Apabila mereka protes dua pemain kita Hermawan dan Eka Hera, mereka juga harus ingat, di surat peringatan yang dikeluarkan oleh PSSI, selain dua pemain ini, ada juga juga asisten pelatih mereka. Dia mendapat peringatan karena memukul wasit," ungkap Nunun pada Bola.net.
"Apabila memang dua pemain Arema ini, Hermawan dan Eka Hera, tidak bisa bermain, seharusnya, offisial PSM yang juga mendapat peringatan itu tidak boleh duduk di bench," sambungnya.
Lebih lanjut, Nunun juga menjawab keluhan Pelatih PSM, Petar Segrt, yang mengatakan bahwa panpel Arema tidak menyediakan bus yang layak bagi mereka.
"Mereka juga harus ingat, seperti apa bus yang mereka sediakan untuk Arema, bus yang selama satu pekan kami pergunakan di sana. Jauh lebih tidak layak. Namun, kenapa kami tidak melakukan protes? Karena kami bukan tim yang lebay," pungkasnya. (den/dzi)
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, PSM Makassar tidak bisa demikian saja menuding Arema curang, dengan menggunakan pemain haram misalnya. Padahal, sambung pria yang karib disapa Nunun ini, PSM juga melakukan hal yang sama.
"Apabila mereka protes dua pemain kita Hermawan dan Eka Hera, mereka juga harus ingat, di surat peringatan yang dikeluarkan oleh PSSI, selain dua pemain ini, ada juga juga asisten pelatih mereka. Dia mendapat peringatan karena memukul wasit," ungkap Nunun pada Bola.net.
"Apabila memang dua pemain Arema ini, Hermawan dan Eka Hera, tidak bisa bermain, seharusnya, offisial PSM yang juga mendapat peringatan itu tidak boleh duduk di bench," sambungnya.
Lebih lanjut, Nunun juga menjawab keluhan Pelatih PSM, Petar Segrt, yang mengatakan bahwa panpel Arema tidak menyediakan bus yang layak bagi mereka.
"Mereka juga harus ingat, seperti apa bus yang mereka sediakan untuk Arema, bus yang selama satu pekan kami pergunakan di sana. Jauh lebih tidak layak. Namun, kenapa kami tidak melakukan protes? Karena kami bukan tim yang lebay," pungkasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'PSM Makassar Harusnya Introspeksi'
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 22:15
-
ISL Review: Arema Benamkan Persidafon di Kanjuruhan
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 19:45
-
Arema Indonesia Tampik Tudingan Segrt
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 19:00
-
Preview: Arema Indonesia vs Persidafon Dafonsoro
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 11:15
-
Petar Segrt: Arema Masukkan Dua Pemain 'Siluman'
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 09:34
LATEST UPDATE
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR