Bola.net - Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Saleh Ismail Mukadar mendukung langkah Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi kepada 22 pemain yang menolak memenuhi panggilan untuk memperkuat timnas Indonesia. Menurutnya langkah PSSI sudah tepat karena pemain sudah dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI bernomor 06/PO-PSSI/III/2008 yang tercantum dalam pasal 78 Ayat 1.
"Kebijakan apapun pasti akan menimbulkan dua sisi, yakni puas dan tidak puas. Namun, PSSI harus menempuh keputusan tersebut karena menekankan pada statuta," ujarnya.
Sedikitnya, terdapat tiga sanksi yang diberikan Komdis kepada 22 pemain yang berasal dari Kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut. Pertama yaitu hukuman larangan untuk beraktifitas di dalam sepak bola Indonesia (yang berada di bawah yurisdiksi PSSI), selama enam bulan.
Kedua, menghukum para pemain dengan denda sebesar Rp100 juta, mekanisme pembayaran denda ditransfer langsung ke rekening PSSI. Ketiga, surat keterangan (SK) mengenai sanksi akan berlaku terhitung sejak diputuskan oleh Komdis. Keputusan tersebut, juga tercantum dalam SK No. 01-23/KEP/KD/Timnas/I-13 tertanggal 21 Januari 2013.
"Kami mengacu pada aturan FIFA, yakni jika ada pemain yang menolak memperkuat Timnas, sekalipun mekanisme harus meminta izin dari klub, maka yang dikenai sanksi adalah pemain. Namun, bagi pemain yang ingin kembali berada di bawah yuridiksi PSSI, tetap ada kesempatan. Mereka bisa direhabilitasi," imbuhnya.
Menurutnya lagi, para pemain seharusnya lebih mengedepankan panggilan untuk memperkuat Timnas. Selain itu, tidak perlu takut karena tidak akan mendapatkan pekerjaan karena membela Timnas.
"Kalau tidak bisa main di klub kontestan ISL, mereka bisa bermain di klub Indonesian Premier League (IPL). Klub IPL siap menampung mereka," pungkasnya. (esa/mac)
"Kebijakan apapun pasti akan menimbulkan dua sisi, yakni puas dan tidak puas. Namun, PSSI harus menempuh keputusan tersebut karena menekankan pada statuta," ujarnya.
Sedikitnya, terdapat tiga sanksi yang diberikan Komdis kepada 22 pemain yang berasal dari Kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut. Pertama yaitu hukuman larangan untuk beraktifitas di dalam sepak bola Indonesia (yang berada di bawah yurisdiksi PSSI), selama enam bulan.
Kedua, menghukum para pemain dengan denda sebesar Rp100 juta, mekanisme pembayaran denda ditransfer langsung ke rekening PSSI. Ketiga, surat keterangan (SK) mengenai sanksi akan berlaku terhitung sejak diputuskan oleh Komdis. Keputusan tersebut, juga tercantum dalam SK No. 01-23/KEP/KD/Timnas/I-13 tertanggal 21 Januari 2013.
"Kami mengacu pada aturan FIFA, yakni jika ada pemain yang menolak memperkuat Timnas, sekalipun mekanisme harus meminta izin dari klub, maka yang dikenai sanksi adalah pemain. Namun, bagi pemain yang ingin kembali berada di bawah yuridiksi PSSI, tetap ada kesempatan. Mereka bisa direhabilitasi," imbuhnya.
Menurutnya lagi, para pemain seharusnya lebih mengedepankan panggilan untuk memperkuat Timnas. Selain itu, tidak perlu takut karena tidak akan mendapatkan pekerjaan karena membela Timnas.
"Kalau tidak bisa main di klub kontestan ISL, mereka bisa bermain di klub Indonesian Premier League (IPL). Klub IPL siap menampung mereka," pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Kirim Agenda Sidang Exco PSSI ke La Nyalla cs
Bola Indonesia 22 Januari 2013, 22:19
-
Bola Indonesia 22 Januari 2013, 22:00

-
Menpora Siap Bubarkan PSSI dan KPSI
Bola Indonesia 22 Januari 2013, 20:30
-
PSSI Jalankan Aturan, Sanksi Harus Diberikan
Bola Indonesia 22 Januari 2013, 14:36
-
Empat Mantan Exco Dapat Ampunan dari PSSI
Bola Indonesia 22 Januari 2013, 14:13
LATEST UPDATE
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR