
Bola.net - Rencana klub Liga 2 untuk keluar dari pengelolaan kompetisi yang diselenggarakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) semakin menguat. Teraktual, belasan klub Liga 2 menggelar pertemuan informal di Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Dari 24 tim Liga 2 musim ini, ada 13 klub yang mengikuti pertemuan. Dengan tujuh di antaranya yaitu PSIM Yogyakarta, Semen Padang, Persiba Balikpapan, Muba Babel United, Persijap Jepara, Sulut United, dan Persis Solo, hadir langsung bertatap muka. Sisanya, mengikuti pertemuan secara virtual.
Seperti diketahui, klub Liga 2 mulai menyuarakan perlunya dibentuk perusahaan tersendiri, dan lepas dari LIB untuk menangani kompetisi kasta kedua ini. Alasan utamanya karena selama ini mereka tak mendapatkan bagian saham di LIB.
Pembagian saham di LIB memang 99 persen milik klub Liga 1. Sisanya punya PSSI, tapi sifatnya golden share.
Manajer Semen Padang, Efendi Syahputra mengatakan, rencana itu sudah disampaikan kepada PSSI. Tepatnya saat federasi sepak bola di Indonesia itu menggelar pertemuan virtual dengan tim Liga 2.
Tema besar rapat kala itu memang membahas kelanjutan Liga 2 musim ini. Tapi kemudian melebar menjadi menyuarakan aspirasi klub untuk membentuk perusahaan tersendiri. Mereka memandang beban LIB sudah terlalu berat.
"Wacana itu berangkat dari ketidakjelasan PSSI terhadap Liga 2. Dari situ muncul wacana dibentuk operator baru, misalnya PT Liga Indonesia Modern (LIM), yang akan menginisiasi semua klub Liga 2 keluar dari PT LIB," ujar Efendi.
Namun, ia menegaskan bila LIM belum riil. Bahkan, nama tersebut baru sekadar penyebutan spontan.
"Isu pentingnya adalah karena selama ini Liga 2 tidak dilibatkan dalam isu-isu strategis LIB. Mereka lebih fokus dengan Liga 1 sebagai pemegang saham," katanya.
Mayoritas klub Liga 2 pun berharap, hadirnya operator baru bisa diisi orang-orang profesional. Sosok-sosok yang mengerti bisnis komersial, dan peduli dengan hak siar televisi.
"Sehingga Liga 2 ini bisa punya nilai yang bagus untuk dijual, yang nanti muaranya peserta kompetisi kelas dunia ini punya kepatian dalam pendanaan saat kompetisi. Termasuk penjadwalan kompetisi," ucap Efendi.
Dari PSIM, manajer tim David MP Hutauruk mengatakan, pihaknya setuju jika ada operator baru. Sebab, hal itu bisa memaksimalkan peran klub Liga 2.
"Tapi perlu pengkajian yang mendalam. Apakah sponsor sudah mau menyerap atau belum. Mungkin mulai 2021 atau 2022," katanya.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Bukan Pesaing
Sementara itu, perwakilan Sulut United, Bima Sinung mengatakan, hadirnya wacana LIM ini jangan diartikan untuk menyaingi eksistensi LIB. Justru sebaliknya dan bisa bersinergi.
Lagipula klub Liga 2 akan lebih diuntungkan dengan hadirnya operator yang khususnya menangani mereka. Kalau yang terjadi selama ini klub Liga 2 seolah hanya menunggu sisa subsidi dari penyelenggaraan Liga 1.
"Jadi mohon dimengerti bahwa adanya ide operator baru ini bukan untuk membuat tandingan atau apa. Ini demi kepentingan sepak bola yang lebih profesional. Saat profesionalitas terwujud dalam pekerjaan, maka hasilnya akan baik. Kami melihatnya itu saja," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Demi Piala Dunia U-20, Liga 1 dan Liga 2 Diminta Wajibkan Klub Mainkan Pemain U-20
- Kompetisi Lanjut, Stadion Manahan Siap Jadi Venue Pertandingan
- Bek Persib Nick Kuipers Dukung Kembalinya Liga 1, Cemaskan Tim-tim Liga 2
- Asosiasi Pelatih Dukung Kompetisi Dilanjutkan, RD: Harus Ada Protokol Kesehatan yang Ketat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rencana Klub Liga 2 Keluar dari PT LIB Terus Dimatangkan
Bola Indonesia 5 Juni 2020, 21:13
-
Kompetisi Lanjut, Stadion Manahan Siap Jadi Venue Pertandingan
Bola Indonesia 5 Juni 2020, 16:21
LATEST UPDATE
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR