
Bola.net - Perjuangan tim medis, yang berada di garda depan penanggulangan wabah Virus Corona di Indonesia, mendapat apresiasi positif dari PSIS Semarang. Sejumlah penggawa tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini membuat sebuah video untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan respek mereka pada perjuangan tim medis tersebut.
Sejumlah penggawa PSIS Semarang seperti Joko Ribowo dan Fandi Eko Utomo tampil dalam video berdurasi dua menit 17 detik tersebut. Selain itu, dalam video tersebut juga tampil Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic dan Kepala Departemen Medis PSIS, dr Alfan Nur Asyhar.
Video ini dibuka oleh Joko Ribowo, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya pada tim medis yang telah berjuang menghalau wabah Corona dari Indonesia.
"Semangat dan terima kasih buat tim medis, pejuang Covid-19. Semoga selalu diberi kesehatan. Semoga selalu semangat dan perjuangannya membuahkan hasil untuk rakyat Indonesia. Sukses selalu dan sehat selalu," kata kiper PSIS Semarang tersebut.
Video kemudian dilanjutkan dengan ungkapan terima kasih oleh dr Alfan Nur Asyhar. Menurut pria yang juga menjadi dokter tim PSIS Semarang ini, di tengah keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) yang ada tim medis sudah berjuang semaksimal mungkin menghalau wabah Corona.
"Saya harapkan, kita semua tetap sehat selalu dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat, tanpa ada halangan apa pun. Kami hanya bisa membantun dengan stay at home dan stay healthy. Terima kasih," kata dr Alfan.
Setelah ucapan terima kasih serupa dari dua penggawa PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo dan Tegar Infantrie, video ditutup dengan ungkapan terima kasih Dragan Djukanovic. Pelatih PSIS Semarang ini pun memberikan motivasi bagi tim medis yang kini berjuang menghalau wabah Corona.
"Saya hanya mau bilang tetap semangat berjuang bagi semua tim medis di Indonesia. Tetap sehat dan berjuang menghalau Virus Corona dari Indonesia," tandas pelatih asal Montenegro ini.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Ungkapan Respek
Sementara itu, dr Alfan Nur Asyhar menyebut bahwa video ini merupakan ungkapan salut tim PSIS Semarang terhadap perjuangan tim medis, yang bahkan mengakibatkan beberapa orang di antara mereka gugur. Menurut Dokter Alfan, yang juga inisiator video tersebut, perjuangan tim medis ini sama sekali tak mudah.
"Mereka bahkan takut pulang bertemu dengan keluarga karena takut menulari keluarga," kata Dokter Alfan, pada Bola.net.
"Mudah-mudahan, dengan campaign ini, orang-orang terketuk hatinya agar berdonasi melalui lembaga yang mereka percaya. Donasi mereka sangat penting untuk menyediakan APD dan disinfektan bagi tim medis. Ini sangat penting bagi perjuangan mereka," sambungnya.
Stay at Home
Lebih lanjut, menurut Dokter Alfan, selain berdonasi, ada hal lain yang bisa dilakukan untuk membantu perjuangan tim medis. Hal tersebut adalah mengikuti imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah.
"Kita harus stay at home, stay healthy, dan menjaga imunitas," ucap Dokter Alfan.
"Dengan cara ini, kita bisa meringankan kerja tim medis dengan membuat jumlah pasien yang harus mereka tangani tak lagi membludak seperti saat ini," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Mudik, Bruno Silva Pastikan Keluarganya dalam Kondisi Baik
Bola Indonesia 30 Maret 2020, 18:27
-
Aturan Gaji 25 Persen, CEO PSIS: Cukup untuk Makan Sekampung
Bola Indonesia 30 Maret 2020, 17:38
-
Pemain Asing PSIS Semarang Tidak Pulang Kampung
Bola Indonesia 30 Maret 2020, 17:30
-
Bruno Silva Tak Keberatan Kompetisi Dihentikan
Bola Indonesia 30 Maret 2020, 14:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR