Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Persija begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan Dendi Santoso dan Arif Suyono, anak asuh Suharno ini berupaya membongkar benteng pertahanan Macan Kemayoran.
Lima menit laga berjalan, Arema mendapat peluang pertama mereka. Sundulan Beto Goncalves mengarah tepat ke pojok kiri atas gawang Persija. Namun, Adritany masih sigap melompat menangkap bola yang mengancam gawangnya itu.
Menit 11, giliran Cristian Gonzales menebar teror bagi lini belakang Persija. Tendangannya dari luar kotak penalti menghajar mistar gawang Persija. Bola muntah kembali mengarah ke Gonzales. Namun, kali ini tendangannya membentur bek Persija, Fabiano Beltrame.
Gonzales akhirnya membobol gawang Persija melalui sundulan di menit 17. Namun, gol tersebut dianulir karena wasit menganggap El-Loco, julukan Gonzales, lebih dulu melanggar kiper.
Persija sempat mengancam gawang Arema di menit 27. Namun, tendangan bebas Rohit Chand masih tipis menyamping sisi kanan gawang I Made Wardhana.
Kerjasama Beto dan Gonzales kembali merepotkan lini belakang Persija pada menit 36. Namun, sundulan Beto, memanfaatkan umpan lambung Gonzales, masih tipis menyamping gawang Andritany.
Pada penghujung babak pertama, Ivan Bosnjak memiliki peluang membawa Persija unggul. Namun, sundulannya -memanfaatkan umpan Abduh Lestaluhu- masih tepat mengarah ke pelukan Made Wardhana.
Pada awal babak kedua, Persija langsung menyerbu benteng Arema. Pergerakan duo Lestaluhu, Ramdani dan Abduh, sempat merepotkan Victor Igbonefo dan Thierry Gathuessi.
Menit 53, giliran Gonzales yang merepotkan barisan belakang Persija. Namun, sepakannya, memanfaatkan bola liar di kotak penalti Persija, masih melambung di atas mistar gawang Andritany.
Lima menit kemudian, Ivan Bosnjak ganti memiliki peluang membawa Persija unggul. Namun, meski sudah tinggal berhadapan dengan kiper, Bosnjak gagal mencetak gol. Sepakannya melenceng ke samping kiri gawang Arema.
Menit 69, kerjasama Samsul Arif dan Gonzales sempat kembali membuat lini pertahanan Persija kocar-kacir. Namun, sepakan Gonzales masih membentur pemain belakang Persija. Lima menit berselang, Gonzales kembali menyia-nyiakan peluang. Sepakannya, menyambut sundulan Ahmad Alfarizi, justru melambung tinggi di atas mistar gawang Persija.
Menit 83, kebuntuan akhirnya pecah. Penjaga gawang Persija, Andritany, gagal mengantisipasi sepakan Sunarto. Walhasil, bola bergulir ke gawang Macan Kemayoran.
Unggul satu gol, para penggawa Arema tak puas. Mereka terus menggempur pertahanan Persija. Namun, sampai laga usai, kedudukan tak berubah. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 18 Mei 2014, 23:39

-
Dikalahkan Arema, Pelatih Persija Tetap Puas
Bola Indonesia 18 Mei 2014, 23:17
-
Suharno: Tak Mudah Menang Lawan Persija
Bola Indonesia 18 Mei 2014, 22:54
-
Review: Arema Bekuk Persija di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 Mei 2014, 20:58
-
Inilah Susunan Pemain Arema vs Persija Jakarta
Bola Indonesia 18 Mei 2014, 18:13
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR